Sekayu, Sumselupdate.com – Revitalisasi sekolah, pembangunan infrastruktur jalan, hingga pengembangan sektor pertanian menjadi aspirasi utama masyarakat Desa Sungai Angit, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, dalam Reses Masa Persidangan VI Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang digelar di Balai Desa Sungai Angit tersebut merupakan bagian dari agenda reses anggota DPRD Sumsel di Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Musi Banyuasin yang berlangsung pada 3–11 Juli 2026.
Reses dihadiri anggota DPRD Sumsel, yakni Abusari, H. Tamrin, Susy Imelda Frederika, Alwis Gani, M. Hasan Haikal, dan Andi Rizkiyansyah. Turut hadir Kepala Desa Sungai Angit Zubaidah, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, P2UKD, serta perwakilan sekolah.
Dalam dialog bersama para legislator, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya penyelesaian tapal batas desa, revitalisasi SD Negeri 1 Sungai Angit, pembangunan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kecamatan Babat Toman, peningkatan jalan penghubung Desa Sungai Angit–Desa Sei Napal dan Sungai Angit–Rantau Sialang, pembangunan embung, serta solusi pembukaan lahan perkebunan yang saat ini terkendala regulasi.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, anggota DPRD Sumsel menyatakan pembangunan SMK dapat diperjuangkan melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan syarat tersedia lahan hibah yang akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.
Sementara terkait kebutuhan pembukaan lahan perkebunan, pemerintah desa disarankan mengajukan permohonan kepada Dinas Perkebunan agar dapat memperoleh bantuan alat berat berupa excavator.
Anggota DPRD Sumsel menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun sebagai bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan daerah sesuai kewenangan dan skala prioritas.
Melalui kegiatan reses tersebut, DPRD Sumsel berharap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin dapat diakomodasi secara bertahap guna meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
(**)











