Warga di Empat Kabupaten Bakal Merasakan Pemadaman Listrik 24 Jam

Rabu, 26 Juli 2017
Ilustrasi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

PALI, Sumselupdate.com – Masyarakat Kabupaten PALI diharapkan mempersiapkan diri. Sebab pada 2 Agustus nanti suasana akan menjadi gelap gulita, terutama pada malam hari. Informasi itu disampaikan pihak PLN Rayon Pendopo melalui surat yang disebarkannya lewat media sosial.

Dalam surat tersebut, dikatakan bahwa akan ada pemadaman listrik secara masif yang rencananya akan terjadi pada Rabu (2/8) mendatang.

Read More

Meliputi empat kabupaten yang berdekatan. Antara lain Kabupaten PALI mencakup Kecamatan Talang Ubi, Tanah Abang, Abab, Penukal dan Penukal Utara.

Sementara untuk Kabupaten Muaraenim, yakni di Kecamatan Gunung Megang, Benakat dan Belimbing. Untuk di Kabupaten Musi Banyuasin meliputi Desa Sungai Dua, Kecamatan Sungai Keruh dan Kabupaten Musi Rawas yakni Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung.

Manager PLN Rayon Pendopo, Mohammad Rasyid kepada sejumlah media menegaskan terkait rencana pemadaman secara masif di sepuluh kecamatan, termasuk se-Kabupaten PALI.

“Diberitahukan pada seluruh pelanggan PLN Rayon Pendopo, bahwa akan ada kegiatan pemasangan PMT 150 kV Bay Trafo 30 MVA 2 GI Gunung Megang, yang memerlukan padam Trafo 30 MVA 2 150/20 kV,” ujar Rasyid.

Oleh karenanya, tambah Rasyid, akan diadakan pemadaman aliran listrik pada penyulang Venus dan penyulang Pluto wilayah kerja PT PLN (Persero) Rayon Pendopo yang meliputi seluruh kecamatan di Kabupaten PALI, dua kecamatan di Kabupaten Muaraenim, satu kecamatan di Mura dan satu kecamatan di Kabupaten Muba.

“Jadwal pemadaman tersebut yakni pada Rabu, tanggal 2 Juli 2017, mulai pukul 01.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB. Jadi pemadamannya selama 24 jam,” tutur Rasyid.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PT PLN Rayon Pendopo atas ketidaknyamanan tersebut. “Mohon maaf dan maklum atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul atas pemadaman. Kiranya dari pemberitahuan yang kami sampaikan, warga bisa mengetahui serta mempersiapkan segala sesuatunya, agar aktivitas tidak terhambat,” paparnya.

Sementara itu, rencana pemadaman listrik yang bakal dilakukan selama 24 jam tersebut diprotes warga Pendopo kecamatan Talang Ubi.

Seperti yang disampaikan Novriyansah, warga Talang Ubi Timur kecamatan Talang Ubi. Ia sangat menyayangkan adanya pemadaman listrik yang sampai 24 jam.

“Sebagai rakyat ya mau gimana lagi, kita terima saja. Hanya saja tarif listrik sudah mahal, ditambah pelayanan sangat buruk, sungguh ini potret yang sangat memilukan bagi rakyat Indonesia. Seperti sore ini, listrik sudah padam lagi, hari ini sudah tiga kali padam, sangat mengecewakan pelayanan PLN,” sesalnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts