Baturaja, Sumselupdate.com – Belum juga selesai pembangunannya, bronjong di jalan lintas Provinsi Sumatra Selatan di Desa Lubuk Batang Lama, Kecamatan Lubuk Batang yang masih dalam pengerjaan tersebut, longsor.
Akibat longsornya bronjong tersebut, menyebabkan penyempitan badan jalan dan membuat kemacetan arus lalu lintas Lubuk Batang Peninjauan yang menghubungkan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan Kabupaten Ogan Ilir (OI).
“Semenjak pelaksanaan bronjong tersebut bekerja, sudah kami keluhkan, karena lantai pondasi bronjong tersebut di pasang di atas permukaan sungai, bukan dari dasar sungai, namun pelaksana tidak menggubris keluhan kami,” ujar Bambang, warga Lubuk Batang, pada Senin (27/2/2017).
Menurut Bambang, dengan demikian meskipun bronjongnya berlapis – lapis, tidak akan kuat menahan arus Sungai Ogan yang begitu deras kalau pondasinya tidak dari dasar sungai.
“Kami sudah menduga bahwa bronjong itu akan longsor, karena tergerus arus sungai. Dan benar saja, sudah 3 hari ini pihak pelaksana kembali membongkar bronjong itu dengan menggunakan alat berat untuk mengambil material di dasar sungai dan akibatnya jalan menjadi macet,” terang Bambang.
Terpisah, pihak pelaksana dibincangi di lokasi mengaku bahwa bronjong tersebut dibongkar karena sudah ada tanda – tanda akan longsor.
“Kami hanya sebagai pekerja biasa pak, memang ada bagian yang longsor, takut longsornya melebar, lalu dikeruk lagi untuk membuat pondasi dasar bronjong. Dan, kami tidak tau nama CV-nya, namun kami tau perusahaan tempat kami bekerja ini,” ujar salah seorang pekerja, yang namanya enggan di tulis.
Informasi yang berhasil dihimpun, pengerjaan bronjong Sungai Ogan di Desa Lubuk Batang Lama tersebut sudah tiga bulan berjalan, dan sudah mengalami dua kali longsor saat dikerjakan.
Sementra itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten OKU, Ir H Helman, MM, melalui Kabid Perawatan Jalan dan Jembatan, H Muzaim, mengaku belum mengetahui adanya longsor tersebut.
“Kami belum mendapat informasi soal kejadian longsor di Lubuk Batang Lama tersebut, dan akan mencari tahu soal longsornya bronjong yang sedang dikerjakan tersebut,” kata Muzaim saat dihubungi.
Selanjutnya, kata Muzaim, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan UPTD PU Provinsi dan Balai Besar Pembangunan Jalan.
“Hal ini akan kita koordinasikan terlebih dahulu, dengan UPTD PU Provinsi dan Balai besar, soal adanya kejadian ini,” pungkas Muzaim. (wid)











