Wakil Ketua MPR: Tanpa Komitmen Semua Pihak, Sulit Kendalikan Covid-19

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan, pemerintah dan masyarakat, harus memegang teguh komitmen menjalankan kebijakan pengendalian Covid-19 di tanah air.

Tanpa komitmen kuat semua pihak sulit mengendalikan penyebaran virus Corona.

Read More

“Dalam pelaksanaan kebijakan seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) semua pihak harus memegang komitmen menjalankan kebijakan itu dengan baik,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/7/2021).

Pasca-diterapkannya PPKM darurat sejak 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021, pemerintah memberlakukan PPKM level 4 mulai 21 Juli 2021 hingga 25 Juli 2021.

Hasil PPKM level 4 tersebut akan menjadi dasar penerapan kebijakan pengendalian Covid-19 selanjutnya di tanah air.

Berdasarkan catatan www.covid19.go.id pada Sabtu (24/7) tercatat penambahan 45.416 kasus positif Covid-19 di tanah air.

Angka tersebut relatif lebih rendah jika dibandingkan  Kamis (15/7), dengan penambahan kasus harian  56.757 kasus.

Namun, pemerintah juga mencatat terjadi 1.566 kasus kematian akibat Covid-19 pada Jumat (23/7). Penambahan kasus kematian harian itu merupakan  tertinggi selama pandemi di tanah air.

Menurut Lestari, berbagai catatan  pada fase PPKM Darurat hingga PPKM level 4 memang harus dijadikan dasar pertimbangan pemangku kepentingan untuk mengambil kebijakan berikut.

Komitmen semua pihak untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, kata Rerie sapaan akrab Lestari, harus benar-benar kuat di masa kritikal dalam pengendalian penyebaran virus korona, seperti saat ini.

Dikatakan, pemangku kepentingan dalam menetapkan kebijakan harus siap dengan konsekuensinya.

Pengetatan atau pelonggaran kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat, tambah Lestari, sejatinya memiliki konsekuensi yang harus segera diantisipasi.

Obat-obatan untuk warga yang terpaksa melakukan isolasi mandiri karena keterbatasan fasilitas kesehatan menurut Rerie, harus dijamin ketersediaannya.

Demikian juga dengan bantuan sosial yang tepat sasaran, ketersediaan kelengkapan fasilitas kesehatan lainnya seperti oksigen, ruang ICU, ruang isolasi, ventilator dan tenaga kesehatan.

Rerie menambahkan, upaya testing, tracing dan treatments (3T), juga harus dilakukan secara konsisten agar hasil pencatatan cukup memadai untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Di sisi lain, masyarakat harus berkomitmen kuat untuk mematuhi aturan yang ditetapkan dalam rangka pengendalian Covid-19 dan menjalankan kewajibannya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dalam keseharian, sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran virus korona.

Kebijakan apa pun yang ditetapkan, kata dia, dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan setiap peraturan yang diterapkan di masa pandemi, kita yakin mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 di tanah air. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.