Satu Pelaku Bobol Apotek Roboh Didor Tim Sunyi Senyap Jatanras Polda Sumsel

Tersangka Ari Wijaya, salah satu dari dua pelaku pembobol Apotek K-Nia Pharma dilumpuhkan Tim Sunyi Senyap unit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Katim Aiptu Anton, Minggu (25/7/2021).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Belum sampai 24 jam, Ari Wijaya (27), salah satu dari dua pelaku pembobol Apotek K-Nia Pharma yang berada di Jalan Opi Raya depan Masjid Al Muhajirin OPI Kecamatan Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan pada Minggu (25/7/2021) pukul 07.00 WIB, akhirnya berhasil dilumpuhkan Tim Sunyi Senyap unit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Katim Aiptu Anton.

Read More

Tubuh tersangka Ari Wijaya roboh setelah timah panas petugas menembus kaki kanan dan kirinya. Pelaku diberi tindakan tegas terukur lantaran hendak kabur saat disergap petugas.

“Benar, hari ini kami telah menangkap salah satu pelaku dan saat ini sedang dalam pemeriksaan,” ujar Aiptu Anton kepada Sumselupdate.com, Minggu (25/7/2021).

Menurut Aiptu Anton, pelaku tercatat warga Prabumulih yang berprofesi sebagai sopir angkot. Dari keterangannya pelaku Ari masuk ke Apotek melalui atap dan mengambil brankas dan hardisk.

“Aku dapet cuma Rp3 juta terus duetnyo aku beli ke HP Xiomi. Sementaro hardisknyo aku buang ke Danau OPI,” katanya.

Hingga kini pelaku masih dalam proses pemeriksaan polisi, dan salah satu rekan korban masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Tersangka Ari Wijaya, salah satu dari dua pelaku pembobol Apotek K-Nia Pharma dilumpuhkan Tim Sunyi Senyap unit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Katim Aiptu Anton, Minggu (25/7/2021).

Diketahui Apotek K-Nia Pharma yang berada di Jalan Opi Raya depan Masjid Al Muhajirin OPI Kecamatan Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan dibobol maling, Minggu (25/7/2021) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam aksinya, pelaku membuka paksa brankas apotek yang berisikan uang senilai Rp30 juta.

Tidak hanya itu, menurut karyawan apotek, Indah Pratama (27) jika pelaku pencurian juga membawa kabur DVR (alat recorder CCTV apotek) sehingga sulit melihat rekaman CCTV.

“Kejadiannya itu pagi jam tujuh saat kami mau buka toko. Pas aku lihat ke dalam pintu belakang sudah dirusak brankas sudah tak ada dan DVR CCTV-nya sudah hilang,” ujar Indah saat ditemui di tempat, Minggu (25/7/2021).

Dikatakannya, selain membawa brankas, pelaku juga membawa kabur uang kas senilai Rp200 ribu yang baru dimasukkan semalam, hand sinitizer, dan barang apotek lainnya. Total kerugian diperkirakan senilai Rp40 juta.

“Susu steril yang kami punya ikut berkurang. Terbukti satu kaleng susu steril yang dibuang di kontak sampah. Padahal semalam kami telah membuang sampah,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.