Jakarta, sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, ucapkan belasungkawa atas wafatnya 266 jemaah haji pada pelaksanaan haji tahun 2023. Rinciannya, 154 jemaah haji wafat sebelum masa puncak haji dan 112 jemaah haji wafat saat hari puncak haji tahun 2023.
Syarief Hasan menyampaikan perasaan duka yang mendalam. “Saya atas nama pimpinan MPR RI dari fraksi Partai Demokrat menyampaikan perasaan duka kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Syarief Hasan.
Syarief Hasan berharap, Pemerintah memberikan perhatian terhadap jemaah haji asal Indonesia.
“Banyak dari jemaah haji Indonesia memerlukan pelayanan dan perhatian kesehatan yang prima, baik pada saat persiapan, pelaksanaan, dan pemulangan jemaah haji asal Indonesia,” kata Syarief Hasan
Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKIH) di Mekah memberikan penjelasan, mayoritas peserta haji yang wafat merupakan lanjut usia (lansia). Penyebab utama karena penyakit jantung, gangguan saluran pernapasan, dan heat stroke. KKIH mengungkapkan penyebab utama para jemaah memiliki penyakit penyerta komorbid.
Dia berharap, Pemerintah dapat membuat pengaturan yang lebih baik. Agar kasus seperti itu tidak terulang kembali pada tahun mendatang. Jemaah haji yang tidak memungkinkan secara fisik sebaiknya digantikan atau dibadalkan saja untuk memperkecil resiko kematian akibat kecapean ataupun penyakit bawaan. Pemerintah lanjut dia, diharap memperketat pemeriksaan jemaah haji di masa depan.
“Pasien dengan komorbid yang dibawa dari Tanah Air menjadi faktor yang harus mendapatkan perhatian. Perlu dilakukan antisipasi dengan pemeriksaan kembali para jemaah yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan,” tuturnya.
Syarief juga mendorong Pemerintah untuk memperkuat hubungan dengan penyelenggara haji di Mekah. “Perlu ada komunikasi intensif dengan penyelenggara haji di Mekah agar berbagai masalah saat pemberangkatan, pelaksanaan, dan pemulangan dapat ditanggulangi dengan baik,” tegas Syarief Hasan. (duk)











