Laporan: Candra Budiman
Palembang, sumselupdate.com – Seorang pelajar menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa pemuda hingga bagian kepala atasnya alami luka robek akibat dibacok senjata tajam (Sajam) jenis pedang dan mendapat jahitan sekitar 20 jahitan.
Pelajar tersebut berinisial ADR berusia 17 tahun, warga jalan Sersan KKO Badarudin, Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Hal itu terungkap setelah orang tua korban bernama Zulkarnain (39), di dampingi saksi Gerry (21) yang merupakan saudara sepupu korban melapor ke Polrestabes Palembang.
Ketika ditemui, Gerry mengatakan peristiwa yang dialami korban terjadi di Jalan Kapten A Rivai, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan IB I Palembang, pada Minggu (2/7/2023) sekitar pukul 02.00 WIB. Bermula ketika ia dan korban melintas di tempat kejadian perkara (TKP), lalu bertemu dengan para pelaku sekitar 20 orang.
“Mereka langsung menghadang, dan seorang pelaku membacok korban, yang lainnya hanya menakuti saja. Kami hanya berempat saat itu pak,” ungkap Gerry, diwawancarai di SPKT Polrestabes Palembang, pada Selasa (4/7/2023).
Tak hanya membacok korban, lanjut Gerry, bahkan rombongan pelaku juga sebagian melempari korban dan para saksi dengan batu. “Melihat korban terluka kami langsung pergi memutar balik arah, saat itu kami hanya lewat saja di TKP bukan untuk tawuran,” terangnya.
Di tempat yang sama, orang tua korban Zulkarnain mengatakan, anaknya mengalami luka robek panjang di bagian atas kepala hingga harus menerima 20 jahitan.
“Kami berharap dengan membuat laporan ini, pelaku bisa ditangkap dan bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap anak saya. Anak saya hingga sekarang masih istirahat di rumah habis perawatan di rumah sakit,” tutupnya singkat.
Laporan polisi yang dibuat oleh pelapor sudah diterima anggota SPKT Polrestabes Palembang, dengan tindak pidana Undang-undang perlindungan Anak UU No 17 Tahun 2018 tentang penetapan Perpu No 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 UU 35 Tahun 2014 Junto 76 C. (**)











