Wabub OKU ‘Sentil’ Kades Lewat Pesan Soal Dana Desa

Rabu, 5 September 2018
Wakil Bupati OKU Johan Anuar semasa hidup.

Baturaja, Sumselupdate.com – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs Johan Anuar SH MM mengingatkan bahwa dana desa harus dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan benar, karena bukan milik pribadi para Kepala Desa (Kades).

Wabup juga mengingatkan Kades harus hati-hati, cermat dan transparan dalam penggunaannya. Dan jangan sekali-kali dipakai untuk kepentingan pribadi. Apalagi untuk nyanyi di tempat karaoke.

Read More

Hal ini disampaikan Wabup saat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa 2018 di Gedung Kesenian Baturaja, Kabupaten OKU, Selasa (4/9).  “Dana Desa jangan dipakai untuk bernyanyi (karaoke-an),” begitu singgung Wabup Johan Anuar di hadapan para Kades se-OKU dan perangkatnya serta tamu undangan.

Entah kenapa hal demikian disampaikan Wabup. Namun, besar kemungkinan Wabup mendapat bocoran terkait kelakuan para Kades yang suka karaoke an saat pencairan dana desa ini dan diketahui bahwa memang di Baturaja tempat karaoke sudah menjamur.

Wabup pun kembali menyentil kelakuan Kades yang baru datang menghadapnya atau menghadap Bupati di saat-saat terbentur masalah saja.

“Kalau terbentur masalah hukum, baru dekat ke kita minta perlindungan. Kalau idak ada, lewat saja. Giliran dana desa keluar, happy-happy, nyanyi. Tolong Pak Waka dicek. Apa ditahan sehari dua hari,” guyonnya disambut tawa hadirin.

Kepala Dinas PMD OKU Ahmad Firdaus, dalam sambutannya mengatakan, bursa inovasi desa ini merupakan sebuah forum penyambung dan pertukaran inisiatif dan inovasi masyarakat yang berkembang di desa.

Sedangkan sasaran programnya, untuk meningkatkan kualitas pembangunan dana desa melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa. Yang meliputi bidang kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal.

Peserta bursa inovasi meliputi 143 Kades, Ketua BPD 143 orang, Ketua LPMD 143 orang, Tim Pelaksana Inovasi Desa 84 orang, Pendamping Desa 34 orang dan Pendamping Lokal Desa 38 orang. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts