Wabah Virus Corona Berasal dari Pasar di China

Jumat, 24 Januari 2020
Anggota staf yang memakai masker memantau pemindai termal di dalam Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan, China. Foto: China Daily via REUTERS

Tiongkok, Sumselupdate.com – Pusat wabah virus corona disinyalir berasal dari Huanan Seafood Market setelah kepolisian melakukan pelarangan penjualan. Setelah itu, Pemerintah Kota Wuhan, China, resmi melarang perdagangan hewan hidup di pasar-pasar makanan.

Sebelum ditutup untuk keperluan desinfeksi, pasar Huanan tak hanya menjual ikan-ikan laut, tapi juga luwak dan serigala hidup yang biasa dikonsumsi penduduk setempat. Pakar menyebut kondisi semacam itu bisa berperan dalam penyebaran penyakit.

Read More

Pasar Huanan bisa dikategorikan sebagai “pasar basah” yang menjual hewan mati dan hidup bersama produk-produk lainnya untuk diolah menjadi makanan. Tak pelak, muncul kekhawatiran terhadap kebersihan pasar dan kelayakan konsumsi dari sederet kuliner ekstrem yang dijual. Kuat dugaan bahwa novel coronavirus (2019-nCoV) yang tengah mewabah berasal dari daging hewan di sana.

Business Insider Dugaan mewartakan, kondisin ini diperkuat setelah kematian pertama akibat virus corona terjadi pada 9 Januari 2020. Korban merupakan pria berusia 61 tahun yang merupakan pelanggan di pasar Huanan. Sebelum meninggal, ia dilaporkan menunjukkan gejala-gejala seperti terjangkit pneumonia

Huanan Seafood Market menjual berbagai hewan hidup, termasuk anjing, burung merak, berang-berang, unta, dan koala, sebagaimana dikutip media setempat. Jenis pasar semacam ini populer di seluruh China dan dapat ditemukan di tempat-tempat lain seperti Guangzhou, Provinsi Guangdong, dan Provinsi Shandong.

WHO menyebut, penyakit flu burung H7N9 dan H5N9 yang pernah mewabah kemungkinan ditularkan ke manusia melalui kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi di pasar hewan di China. Penyakit ini telah membunuh 1.000 orang di seluruh dunia.

Sementara itu, penyakit SARS menewaskan lebih dari 700 orang antara tahun 2002 dan 2003, juga diyakini bermutasi saat virus menyebar melalui pasar-pasar hewan basah. Riwayat penularan yang semacam itu menjadi gambaran bagi para ilmuwan dalam pencarian sumber wabah coronavirus di Wuhan.

Sejauh ini, angka kematian karena terjangkit virus corona di China telah mencapai 17 orang. Jumlah penderitanya juga melonjak drastis dalam beberapa hari terakhir, kini hampir 600 orang. Kendati penyebaran virus telah menjalar ke negara-negara di luar China, pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. (rns)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts