Viral Video Nenek Sabiah Penerima Bantuan Beras Covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir Bicara ‘Dua Periode’

Minggu, 3 Mei 2020
Potongan video berdurasi 1 menit 12 detik yang viral di facebook saat nenek Sabiah menerima bantuan beras untuk warga terdampak virus Corona atau Covid-19 dari Camat Lubuk Keliat, Rustam A.

Inderalaya, Sumselupdate.com – Belum reda, jagad dunia maya diviralkan soal pemberitaan karung beras bergambar Bupati Ogan Ilir H Ilyas Panji Alam, kini beredar video nenek berjilbab merah bernama Sabiah, menyebutkan agar bupati incumbent dua periode.

Di dalam video berdurasi 1 menit 12 detik yang viral di facebook itu, nenek tersebut menerima bantuan beras untuk warga terdampak virus Corona atau Covid-19 dari Camat Lubuk Keliat, Rustam A.

Read More

Dalam video itu awalnya sang camat memberikan satu karung beras berstiker foto bupati seberat 10 kilogram di hadapan kades, pihak aparat keamanan, dan petugas Dinsos.

Kemudian sang camat menanyakan kepada nenek Sabiah untuk menyebutkan siapa yang ada di stiker tersebut.

Sang nenek yang seperti menghapal langsung menyebutkan bahwa Bupati Ilyas Panji sembari mengacungkan jempol dan harus dua periode.

Mendengar itu Camat Lubuk Keliat itu lalu berkomentar. “Harus dua periode ya bu bupatinya, makasih bu,” kata Camat Lubuk Keliat.

Beredarnya video di facebook tersebut banyak warganet berkomentar. Mereka mempertanyakan oknum camat yang terkesan mendukung salah satu kandidat dalam hal ini Bupati Ogan Ilir petahana Ilyas Panji Alam yang akan maju kembali bertarung dalam pilkada serempak bulan Desember 2020 nanti.

Menurut mereka sebagai ASN mestinya oknum camat tersebut netral dan tidak memanfaakan pembagian sembako bagi warga terdampak Covid-19 sebagai ajang kepentingan politik.

Sementara itu, Camat Lubuk Keliat, Rustam A belum berhasil dihubungi ketika dikonfirmasi terkait video viral itu.

Beberapa kali dihubungi telepon genggamnya tidak diangkat. Sedangkan ketika dikirim pesan melalui aplikasi WhatsApp belum direspon.

Anggota DPRD Ogan Ilir Komisi 1 M Ikbal dari Fraksi Partai Golkar menyayangkan sikap oknum camat tersebut.

“Dia itu ASN kok sampai hati sepertinya ikut-ikutan dalam proses penyampaian terselubung. Ini masyarakat lagi menderita karena Corona, malah nenek sepertinya diajari ngomong dua periode. Apa-apaan itu, camat itu bawahan bupati, jadi bekerja saja sesuai tufoksi. Ini secara terang- terangan memanfaatkan kondisi Corona,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Ogan Ilir Dermawan Iskandar saat diminta tanggapannya terkait video itu belum bersedia memberi tanggapan dan hanya mengatakan pihaknya akan memberi keterangan resmi pada Senin besok.

“Besok Bawaslu Ogan Ilir akan keluarkan keterangan resmi di kantor,” katanya singkat via pesan WhatsApp.

Beberapa hari sebelumnya di Ogan Ilir juga viral foto kemasan beras untuk warga terdampak Covid-19 yang diberi gambar wajah Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam.

Sama seperti video di atas, warganet juga mempertanyakan pemberian gambar wajah Bupati Ogan Ilir pada kemasan beras tersebut, sebab terkesan ada muatan politik yaitu kampanye terselubung.

Terkait kemasan beras bergambar itu sendiri sudah dibantah oleh Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir, Irawan Sulaiman.

Dia menyatakan bahwa pemberian gambar bupati pada kemasan tersebut tidak ada muatan politik, namun murni karena Ilyas Panji Alam adalah kepala daerah yang memberi imbauan pada warga agar waspada terhadap bahaya virus Covid-19. (hen)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts