Usai Penandatanganan APBD Perubahan, Paripurna di DPRD Muba Dihujani Intrupsi

Senin, 19 Agustus 2019

Sekayu, Sumselupdate.com – Usai melaksanakan penandatanganan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) 2019, penutupan sidang yang akan dilakukan Ketua DPRD Muba Abu Saritertunda karena ada beberapa anggota DPRD yang melakukan intrupsi.

Seperti yang disampaikan Ismawati, bahwa kondisi kegiatan proyek pinjaman dari PT SMI, yakni Jalan Dawas- C2 sangat lah tidak layak. “Jalan dari C 2 sangat sangat tidak layak sampai kedawas, kemarin saya lewat disamping itu air bersih di Desa Peninggalan, Keca Tungkal Jaya mengalami krisis air bersih,” papar politisi dari PDIP ini di hadapan Bupati, Senin (19/8/2019).

Read More

Disambung dan diiyakan oleh Firman Akbar bahwa apa yang disampaikan oleh Ismawati adalah benar, disamping itu banyak kegiatan belum terealisasi yang menjadi harapan di masyarakat.

Intrupsi juga berlanjut yakni Robinson, mengatakan bahwa  pokok pikiran yang diajukan sampai saat ini belum terealisasi.  Sama halnya  disampaikan Paimin, mengenai air bersih. “Pipa sudah ditanam dua tiga tahun lalu, namun belum terealisasi. Jangan buat program lompat-lompat,” jelas Paimin, Ketua Komisi III DPRD Muba.

Namun, sedikit berbeda pendapat dengan apa yang disampaikan oleh Ismawati mengenai proyek jalan yang didanai PT SMI. Paimin menjelaskan Bahwa yang rusak adalah diluar RAB, mungkin kurangnya penyampaian.

Yang menarik lagi adalah interupsi dari Iwan Aldes, Ketua Komisi IV, bahwa berdasarkan kunjungan di Rumah Sakit Bayung Lencir, Fasilitas tidak mendukung dan tidak ada air bersih untuk pasien. Disamping itu, pendirian Rumah Sakit Lalan yang dinantikan masyarakat, serta permasalahan listrik di Lalan.

Terakhir, bahwa PT MEP akan mencabut secara paksa jika menunggak, namun dibantah karena alasan kwh bayar sampai 3 juta per kwh. “jika MEP merasa rugi, ya bubarkan saja,” tegas politisi PKS ini.

Pimpinan Sidang, Abu Sari SH, Msi mengatakan bahwa apa yang disampaikan anggota dewan sebenarnya dimanfaatkan pada saat pemandangan umum fraksi-fraksi, bukan pada saat ini.

Bupati Muba Dodi Reza Alex langsung menanggapi interupsi dari anggota dewan, setelah diberi izin pimpinan sidang. Ia menjelaskan bahwa permasalahan listrik di Lalan seharusnya April kemarin sudah selesai dari PLN, tapi karena beberapa hal maka diputus kontrak, namun September mendatang akan diselesaikan kembali.

“Percayalah, Insya Allah September nanti kembali dikerjakan,  saya jamin akhir tahun seluruh program akan diselesaikan,” tutupnya. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts