Palembang, Sumselupdate.com – Meski memasuki puncak kemarau pada bulan Agustus, masyarakat Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan diminta jangan khawatir dalam pendisribusian air bersih.
Hal itu ditegaskan Dirut PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya Ardhani saat memberikan keterangan pers di Aula Kantor PDAM Tirta Musi Palembang, Senin (19/8/2019).
“Kendati bulan Agustus adalah puncak kemarau, namun ketersediaan air baku di intake Musi II serta intake Ogan masih sama dalam memenuhi air bersih ke pelangan seperti musim hujan,” katanya.
Meski debit air mengalami pendangkalan, menurut Andi, seperti air baku yang diambil di Sungai Ogan namun total produksi masih tetap mencapai 230 kubik dan hanya tiga persen kehilangan saat produksi tersebut.
“Dengan adanya musim kemarau ini, PDAM mengambil langkah pemasangan pompa langsung ke sungai, mencari kebocoran secara aktif pemeliharaan pompa dan secara disiplin koordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman,” jelasnya
Menurutnya, pelanggan yang paling banyak merasakan dampak dari kemarau adalah wilayah Talang Jambe, Talang Putri, Sukarame, Gandus, Mata Merah, Sukawinatan, Sako, Tegal Binangun, dan Karya Jaya.
“Kita berharap masyarkat dapat dengan bijak pemakaian ait padamusim kemarau ini dengan memakai air dengan hemat dan bisa menampung air sevusa mungkin,” jelas dia.
Ia menambahkan, pihaknya juga membuka call center bagi pelanggan yang merasa tidak dapat air dapat menghubungi no telepon 0711 355 222.
“Kita siap melayani masyarakat yang membutuhkan air dengan menghubungi no telepon teraebut,” singkatnya. (syd)











