Banyuasin, Sumselupdate.com –Sungguh tragis nasib Usmawati (50), warga Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin ini.
Korban tewas mengenaskan ditabrak mobil dinas TNI, sepulang dari menyadap karet di kebunnya, Kamis (28/4), sekitar pukul 10.00.
Data di lapangan, kecelakaan maut ini berawal saat Usmawati bersama anaknya Harianto (22) pulang dari menyadap karet di Desa Pulau Harapan, menggunakan sepeda motor Yamaha Vega BG 6435.
Saat di perjalanan sekitar 500 meter melintas di Jalan Lintas Timur kawasan Tersebut, kendaraannya berpapasan dengan mobil truk dari arah berlawan.
Tiba-tiba dari belakang turk, muncul kendaraan truk TNI Yonzikon menyalip, mengambil jalur kanan.
Takut ditabrak, Heri membanting motornya kekiri hingga masuk parit, namun ibunya terpental ke aspal.
Tak pelak, tubuh ibu korban dihantam truk TNI hingga kepalanya bersimbah darah.
“Saya terpelanting ke sebelah kiri masuk parit, sementara ibu saya mental ke kanan jatuh ke aspal,” terang Harianto saat ditemui di UGD Rumah Sakit Umum Daerah Banyuasin.
Heri mengalami luka lecet di tangan kaki dan memar di dada, sementara ibu nya tewas di tempat dengan kepala berlumuran darah.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Banyuasin oleh petugas berseragam TNI. “Kata petugas UGD saat sampai di sini Dia sudah tiada,” ujar Heri dengan mata berkaca dan baju berlumuran darah ibunya.
Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Asep Supriadi melalui Kanit Laka Iptu Yudi C membenarkan telah terjadi laka lantas antara pengendara bermotor dengan truk milik TNI Yon Zikon.
Satu korban tewas dan satu luka ringan dari pengendara bermotor. “Petugas telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. Guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut,” ujarnya. (zis)











