Universitas PGRI Palembang Wisuda 1.351 Sarjana Strata 1 dan Magister Strata 2 dengan Prokes Ketat

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi memindahkan kuncir dalam prosesi wisuda di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan yang ketat, Senin (5/4/2021).

Palembang, Sumselupdate.com – Universitas PGRI Palembang mewisuda sebanyak 1.351 mahasiswa dari jenjang Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, Senin (5/4/2021).

Semua wisudawan/I diwajibkan menggunakan masker ditambah dengan face shield, sebelum memasuki ruangan para peserta juga diwajibkan untuk mencuci tangan dan diukur suhu tubuh, jarak antar-peserta juga diatur sesuai dengan protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Prosesi wisuda dibagi empat tahap. Untuk tahap pertama digelar hari ini dengan diikuti 348 mahasiswa di antaranya S2 Management Pendidikan 240 orang, S1 Pendidikan Bahasa Indonesia 370 orang, S1 Pendidikan Matematika 56 orang, dan S1 Perikanan 15 orang.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi melantik wisudawan/I di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan yang ketat, Senin (5/4/2021).

Untuk prosesi wisuda tahap kedua digelar Selasa (6/4) yang diikuti 347 peserta, tahap tiga 295 orang pada Rabu (7/4), dan tahap keempat pada Kamis (8/4) yang diikuti sebanyak 361 wisudawan/i.

Acara wisuda hari ini dihadiri oleh Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR, Ketua YPLP PT PGRI Sumsel Hj Meilia Rosani, SH, MH, Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto, SPd, MM, Kepala Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) yang diwakili oleh Sekretaris Dr Nuril Furkhan, MPd, para dosen, dan jajaran YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR mengatakan, perguruan tinggi yang dipimpinnya memiliki kepercayaan tinggi dari masyarakat Sumsel.

Para wisudawan/I mengikuti prosesi wisuda di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan yang ketat, Senin (5/4/2021).

Ini tebukti dengan membludaknya mahasiswa yang mengikuti proses wisuda tahun ini. Pihaknya menjanjikan akan terus meningkatkan kualitas mutu yang dimiliki saat ini.

Bukman Lian mengatakan tahun 2021 ini Universitas PGRI Palembang akan membuka dua program studi baru dan siap menerima mahasiswa baru.

Dua prodi itu adalah Prodi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang siap mencetak lulusan yang ahli dalam bidang digital dan bisnis.

“Kemudian Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif FKIP, yang akan mampu membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan guru SMK yang saat ini banyak kekurangan tenaga guru otomotif,” jelas Rektor.

Dikatakannya, Universitas PGRI Palembang pada tahun ini juga akan segera menggunakan fasilitas Massive Open Online Course (MOOC), yakni sistem pembelajaran online bersekala besar dan terbuka yang memungkinkan mahasiswa PGRI mengikuti pembelajaran di perguruan tinggi lain secara daring.

“Begitu pun sebaliknya, mahasiswa dari perguruan tinggi lain dapat mengikuti pembelajaran di Universitas PGRI Palembang secara daring juga,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua YPLP PT PGRI Sumsel Hj Meilia Rosani, SH, MH mengatakan, pihak yayasan berharap kedepannya jumlah mahasiswa Universitas PGRI Palembang tetap stabil seperti diharapkan bersama.

Meilia Rosani pihaknya bertekad akan lebih giat menambah lagi jumlah mahasiswa dengan mutu yang telah disiapkan.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi memindahkan kuncir dalam prosesi wisuda di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan yang ketat, Senin (5/4/2021).

“Kami berharap pemerintah kabupaten/ kota dapat memilih Universitas PGRI Palembang untuk mengirimkan guru-guru di sekolahnya guna meningkatkan kualifikasinya di universitas kami,” katanya.

Sedangkan Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto, SPd, MM mengatakan, di masa pandemi Covid-19 terjadi learning lost karena tidak ada pembelajaran tatap muka.

Maka para guru diharuskan mempunyai inovasi dan kemampuan belajar daring sehingga menghasilkan anak didik yang paripurna.

“Masalah yang ada tidak semua anak mampu maka guru harus memastikan tidak ketinggalan pelajaran. Guru juga harus bisa membangun negeri dan tidak boleh berpangku tangan,” katanya. (iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.