Ubah Nama SMAN Sumsel Jadi SMAN 22 Palembang, DPRD Sumsel Akan Panggil Kadisdik

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli.

Palembang, Sumselupdate.com – Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dalam waktu dekat bakal memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Drs H Reza Fahlevi terkait perubahan nomenklatur SMAN Sumsel menjadi SMAN 22 Palembang.

“Kita justru baru tahu perubahan tersebut dari media. Harusnya, selaku mitra pemerintah kita ikut dilibatkan dalam perubahan nomenklatur sekolah tersebut,” kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli.

Read More

Menurut Syaiful, perlunya saling koordinasi antara DPRD dan Pemprov Sumsel, terutama untuk kebijakan yang menyangkut masyarakat memang diatur di dalam UU No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Disampaikan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, maksud perlu dilibatkannya DPRD di sini jangan sampai nantinya apabila ada elemen masyarakat yang datang mempertanyakan permasalahan ini pihaknya tak bisa menjawab karena tak dilibatkan.

“Karena SMAN Sumsel ini kita ketahui agak berbeda dibandingkan sekolah yang lain. Mereka PPDB nya mendahului sekolah umum lainnya, termasuk nanti akan kita pertanyakan bagaimana status tenaga pengajar disana khan selain berstatus ASN banyak juga guru yang diangkat SMAN Sumsel,” katanya.

Hal lain, ada kekhawatiran apabila disamakan seperti sekolah-sekolah yang lain maka Sumsel  tidak lagi mempunyai sekolah unggulan yang banyak menelurkan siswa-siswa berprestasi baik di kancah nasional bahkan internasional.

Sebelumnya, Kadisdik Sumsel, Drs H Riza Fahlevi menyebut, pergantian nomenklatur nama SMAN dan SMKN saat ini dilakukan, salah satunya untuk penyeragaman.

“Mengubah nama sekolah ada didalam Permendagri yang menyatakan bahwa sekolah-sekolah harus dibuat seperti sejenis UPT. Jadi bukan soal Sumsel nya, semua sekolah, misalkan kabupaten kadang-kadang nama daerah SMA 1 Belido, SMA 1 Rambutan, SMA 1 semua, padahal mereka berada dalam satu kabupaten, jadi kita sudah atur ada pPrgubnya, jadi UPT SMA 1 tapi diurutkan dalam satu kabupaten sesuai dengan berdirinya,” tandasnya. (bum)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.