Tunjukkan Arah Jalan ke Polisi, Otak Pembobol Sekolah Diringkus

Senin, 26 Februari 2018
Tersangka Sukirman.

PALI, Sumselupdate.com – Setelah sempat buron hampir dua tahun, akhirnya otak pembobolan SDN 32 Talang Ubi, Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI bernama Sukirman alias Sukir (41), berhasil diringkus petugas Polsek Talang Ubi.

Tersangka Sukir ditangkap di Pondok kebun miliknya diTinggiari Desa Jirak, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Kamis (22/2). Ketika itu, petugas hendak  pulang dari menangkap tersangka Anuar yang merupakan residivis kambuhan tak jauh dari kebun milik tersangka Sukir.

Read More

Awalnya petugas sempat tersesat dan bertanya kepada warga Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI ini. Kemudian tersangka Sukir menunjukan jalan keluar lokasi. Sebelumnya petugas tidak menyadari jika orang yang mereka tanyakan merupakan buronan. Namun, ada salah seorang petugas ingat dengan tersangka Sukir sehingga petugas langsung menangkapnya.

Begitu diinterogasi tersangka Sukir mengakui dan sesuai dengan Laporan Polisi (LP) bernomor LP/ B/ 112/ IV/ 2016/ Sumsel/ Res.M.Enim/ Sek.Tl.Ubi tertanggal 30 April 2016. Aksi pembobolan sekolah itu dilakukan pada Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 04.00 WIB. Dimana komplotan ini berhasil memggasak satu unit  mesin genset, satu unit Dispenser dan empat unit kipas angin.

Pihak sekolah baru mengetahui jika sekolah telah dibobol maling sekitar pukul 07.00 WIB. Ketika itu, salah seorang guru bernama Triono hendak mengajar. Begitu sampai di sekolah dan ingin masuk ke ruang guru ternyata pintu ruangan sudah terbuka dan kunci dalam keadaan rusak.

Melihat itu Triono lalu masuk ke ruangan dan melihat kipas angin, mesin genset dan dispenser sudah hilang. Kemudian Triono melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sekolah dan kepala SDN 23 Talang Ubi melaporkan ke Polsek Talang Ubi.

Berdasarkan laporan tersebut petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku bernama Eki Satria dan Afriansyah (keduanya sudah tertangkap) serta tersangka Sukir. Setelah lama menghilang, keberadaan tersangka Sukir tanpa sengaja diketahui, bahkan sempat menunjukan jalan keluar setelah petugas sempat tersesat.

Tersangka Sukir mengakui jika dirinya bersama dua rekannya telah membobol SDN 23 Talang Ubi. Ketika itu mereka berhasil membawa kabut, mesin genset, dispenser dan kipaa angin. “Kami buka pintu sekolah itu pakai obeng. Karena memang, pintunya mudah dibuka. Barang-barang iti belum sempat dijual karena dua kawan aku sudah tertangkap. Makanya barang-barang itu kami kembalikan lagi. Setelah itu aku lari ke Jirak” ungkapnya.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, SIk melalui Kabid Humas Polres Muara Enim AKP Arsyad mengatakan, pihaknya sudah lama mencari tahu keberadaan tersangka. Namun, ternyata tersangka ditangkap saat pihaknya usai menangkap teraangka lain.

“Awalnya anggota tersesat dan bertanya jalan keluar dengan tersangka. Lalu tersangka menunjukan dan kami tidak tahu kalau orang itu merupakan buronan kami. Untungnya ada anggota kita yang ingat dan langsung kita tangkap. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts