Banyuasin, Sumselupdate.com – Karena mengalami pendarahan hebat akibat luka setelah beberapa bagian tubuhnya tercincang mesin pencacah plastik, nyawa Darmawi (40), tak tertolong.
Kejadian bermula saat buruh pabrik asal Kecamatan Gandus, Palembang ini sedang bekerja lembur di CV Cahaya Pelangi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (14/1) malam.
Herman (30), salah satu rekan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling dan terjatuh.
“Saat terpeleset celana korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut masuk ke dalam mesin, hingga tercincang,” katanya, Minggu (15/1/2017).
Saat kejadian, menurutnya korban sempat berteriak, namun karena suara bising dari mesin membuat rekan-rekannya tak mendengar. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris dan kakinya sudah tergiling,” tuturnya.
Selanjutnya korban yang sudah mengalami luka sangat parah tersebut langsung dilarikan ke salah satu rumah sakit di Palembang.
Sementara itu Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian tersebut. “Petugas sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi,” paparnya. (zis)











