Truk Kembali Blokir Liku Endikat Pagaralam, Ratusan Pengendara Terjebak Macet Berjam-jam

Writer: - Kamis, 11 Desember 2025
Truk bertonase besar melintang dan menutup hampir seluruh badan jalan di kawasan Liku Endikat pada jalur ekstrem penghubung Pagaralam–Lahat ini membuat antrean kendaraan mengular dari kedua arah, Kamis (11/12/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kemacetan parah kembali melanda kawasan Liku Endikat setelah sebuah truk bertonase besar melintang dan menutup hampir seluruh badan jalan, Kamis (11/12/2025).

Peristiwa yang terjadi pada jalur ekstrem penghubung Pagaralam–Lahat ini membuat antrean kendaraan mengular dari kedua arah.

Read More

Insiden berulang di titik rawan tersebut kembali memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan terhadap truk besar yang melintas di jalur terjal dan berbahaya itu.

Berdasarkan pantauan Sumselupdate.com, posisi truk yang melintang berada di titik yang hampir sama dengan kejadian sebelumnya.

Sejumlah pengendara menduga sopir truk belum memahami karakter medan Liku Endikat yang penuh tikungan ekstrem dan tebing berjurang, sehingga kendaraan gagal dikendalikan.

Rifki, salah seorang pengendara yang terjebak macet, mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian yang terus berulang di lokasi tersebut.

“Ini sudah kesekian kalinya truk besar stuck di sini. Medannya memang berat, tapi harusnya ada pengawasan. Kami sudah terjebak lebih dari dua jam dan tidak ada kejelasan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait dari perusahaan pengangkut maupun instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi.

Catatan Kejadian Sebelumnya: Jamaah Umrah Terjebak 6 Jam

Insiden hari ini menambah panjang daftar kemacetan ekstrem di Liku Endikat. Pada kejadian sebelumnya, ratusan jamaah umrah terjebak hingga 6 jam setelah truk pengangkut material pembangunan Sekolah Taruna Nusantara gagal menanjak.

Nando, salah seorang jamaah, menuturkan bagaimana rombongan sempat panik karena hampir gagal mengejar jadwal penerbangan ke Tanah Suci.

“Kami menunggu berjam-jam tanpa kejelasan. Evakuasinya lambat, dan pihak penanggung jawab seperti tidak peduli,” katanya.

Rombongan baru dapat melanjutkan perjalanan setelah truk dievakuasi sekitar pukul 18.30 WIB. Mereka akhirnya berhasil mengejar penerbangan, meski sempat terancam tertinggal.

Kesepakatan Jam Melintas Disebut Tak Ditaati

Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya kesepakatan antara Dishub, pihak proyek, dan kepolisian bahwa truk bertonase besar hanya boleh melintas pada malam hari dengan pengawalan kepolisian.

Namun pada kejadian sebelumnya, truk pengangkut material diduga melintas tanpa pengawalan.

Kondisi serupa kembali terlihat pada insiden hari ini, menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan di jalur strategis dan berbahaya tersebut.

Pengendara Minta Evaluasi Total

Serangkaian insiden yang terus berulang di Liku Endikat dinilai sebagai alarm keras bagi keselamatan publik. Jalur vital penghubung Pagaralam–Lahat itu memiliki tikungan tajam dan medan ekstrem yang menuntut kehati-hatian dan pengaturan ketat.

“Kalau sudah berulang terus, berarti ada yang salah dalam pengaturannya. Jangan tunggu sampai ada korban,” tegas Rifki.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts