Tragis, Terlibat Tabrakan Sepeda Motor, Tiga Pelajar di PALI Tewas

Kamis, 23 November 2017
Suasana di lokasi kecelakaan lalulintas. (ist)

PALI, SUmselupdate.com – Kecelakaan lalulintas di jalan antara Desa Gunung Menang-Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI menelan tiga korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP. Lakalantas ini terjadi, Rabu (22/11) sekitar pukul 17.30 WIB, dimana dua sepeda motor beradu kambing di jalan tersebut.

Dari data yang dihimpun, kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai Adha (14) warga Desa Gunung Menang membonceng satu temannya hendak mandi ke tepian sungai Penukal. Ketika mendekati tempat pemandian, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang dikendarai Burun (13) membonceng Nando (14) dan satu korban lainnya saat baru pulang dari mandi di sungai yang hendak dituju Adha.

Read More

Karena kecepatan kedua kendaraan cukup tinggi, tabrakan pun tak dapat dihindari, yang mengakibatkan satu orang tewas di tempat dan dua lainnya meninggal saat dibawa ke rumah sakit, sementara dua lainnya saat ini masih kritis. Ketiga korban yang meninggal tersebut adalah, Nando, Adha dan Burun. Ketiganya warga desa yang sama dan masih tercatat pelajar SMP.

“Mereka ada yang hendak mandi dan ada yang akan pulang sehabis mandi di tepian sungai. Karena jalan itu mulus, mungkin anak-anak mengendarai sepeda motornya tanpa kendali,” terang Kari (30) warga setempat kepada media ini, Kamis (23/11/2017).

Ditambahkan juga Sumantri, kepala desa Gunung Menang bahwa kejadian itu sempat menggemparkan warga lainnya. “Sebelumnya tidak pernah ada kejadian tabrakan yang menimbulkan banyak korban, dan kejadian itu menggegerkan warga di desa ini. Korban semuanya warga kami,yang meninggal dunia sudah dikebumikan, satu masih kritis di rumah sakit,dan satunya lagi barusan sudah pulang ke rumahnya,” ungkap Kades.

Atas kejadian itu, Sumantri menghimbau warganya agar mengawasi anak-anaknya dalam berkendaraan. “Sekarang ini desa kami sudah mulus jalannya, dan warga yang memiliki anak baru menginjak remaja agar lebih intensif lagi mengawasi anak-anaknya dalam mengendarai sepeda motor untuk menghindari kejadian serupa. Sebab, biasanya anak remaja ini lebih mementingkan kesenangan dari pada keselamatan berkendara,” himbaunya.

Sementara itu, Kapolsek Penukal Abab AKP Acep YS membenarkan kejadian tersebut. “Korban semuanya lima orang, tiga meninggal dan dua lainnya luka-luka. Korban dan kendaraannya saat kejadian langsung dievakuasi,” tukasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts