Tol Palembang-Betung Segera Fungsional Desember 2026, Ini Progres Pembangunan 69,8 Km

Writer: - Minggu, 16 Agustus 2026
Gubernur Sumsel Herman Deru menerima Direktur Operasional PT Hutama Karya Iwan Hermawan beserta jajaran untuk membahas percepatan pembangunan Tol Palembang-Betung di Griya Agung, Palembang, Jumat (14/8/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan Pemerintah Provinsi Sumsel siap membantu mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung. Ruas tol sepanjang 69,8 kilometer itu ditargetkan dapat difungsionalkan pada momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Komitmen tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima Direktur Operasional PT Hutama Karya (HK) Iwan Hermawan beserta jajaran di Griya Agung, Jumat (14/8/2026).

Read More

Dalam pertemuan tersebut, Iwan Hermawan memaparkan perkembangan pembangunan Tol Palembang-Betung yang ditargetkan dapat digunakan secara fungsional pada Desember 2026.

Herman Deru mengatakan Pemprov Sumsel siap turun tangan membantu menyelesaikan berbagai kendala yang masih ditemukan di lapangan, terutama yang berkaitan dengan wilayah kabupaten dan desa.

“Saya dan jajaran ini memang mau membantu untuk percepatan ini. Kalau ada hambatan di kabupaten maupun desa, kita komunikasikan. Bila perlu, kita ketemu kepala desa, kita temui semua agar ada akselerasi,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, target pengoperasian fungsional Tol Palembang-Betung pada momentum Nataru menjadi kabar baik bagi masyarakat Sumsel dan pengguna jalan.

Kehadiran ruas tol tersebut nantinya diharapkan memberikan alternatif perjalanan sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat pada periode libur Natal dan Tahun Baru.

Herman Deru juga membuka kemungkinan pemanfaatan ruas tol secara terbatas dalam kondisi tertentu apabila persyaratan keselamatan dan kelayakan telah terpenuhi.

Menurutnya, ruas jalan yang telah memenuhi persyaratan dapat difungsionalkan meskipun masih terdapat sejumlah pekerjaan finishing.

“Dalam kondisi tertentu, seperti terjadi kemacetan dan situasi yang mendesak, ruas jalan yang telah memenuhi persyaratan dapat difungsionalkan secara terbatas meskipun masih terdapat pekerjaan finishing,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Hutama Karya Iwan Hermawan menyampaikan optimisme bahwa Tol Palembang-Betung dapat difungsionalkan pada Desember 2026.

Berdasarkan paparan PT Hutama Karya, Tol Palembang-Betung memiliki panjang 69,8 kilometer dengan kecepatan rencana 100 kilometer per jam dan terdiri atas 2 x 2 lajur.

Ruas tol tersebut juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, antara lain simpang susun, jembatan, underpass, overpass dan dua rest area.

Adapun progres pembangunan Seksi 1 telah mencapai 93,74 persen, Seksi 2 sebesar 96,70 persen dan Seksi 3 mencapai 94,55 persen. Sementara pembangunan sejumlah struktur pendukung mencapai 38,20 persen.

Di sisi lain, pembangunan lanjutan dari Betung menuju Bayung Lencir hingga Jambi juga terus dipersiapkan.

Untuk ruas Betung-Bayung Lencir menuju Jambi, terdapat sekitar 35 kilometer kawasan hutan yang telah mendapatkan penetapan lokasi untuk pembangunan jalan tol.

Tahapan selanjutnya masih mencakup penyelesaian persoalan tanam tumbuh masyarakat. Dalam proses tersebut, prinsip yang ditekankan adalah masyarakat tidak boleh dirugikan.

Herman Deru berharap pembangunan Tol Palembang-Betung dapat terus dipercepat hingga tersambung dengan Jambi.

Menurutnya, konektivitas Tol Betung-Bayung Lencir-Jambi serta pengembangan jaringan tol lainnya akan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumsel.

Dengan semakin terhubungnya jaringan jalan tol, Sumsel diharapkan menjadi salah satu wilayah dengan jaringan tol terpanjang di Pulau Sumatera yang membentang dari Lampung hingga Jambi.

Jaringan tersebut nantinya juga terus dikembangkan menuju Prabumulih, Muaraenim hingga Lubuklinggau.

“Ditargetkan pada 2028, jaringan jalan tol di Sumsel dapat semakin terkoneksi dan memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Herman Deru.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts