Cirebon, Sumselupdate.com – TKI korban pembunuhan di Penang, Malaysia, Jubaedah (38), baru pertama kali bekerja di luar negeri. Sebelumnya dia pernah bekerja di keluarga mantan Wali Kota Cirebon, Ano Sutrisno (alm).
Istri Wali Kota Ano (alm), Erni Astuti mengungkapkan, Jubaedah sudah seperti keluarganya sendiri. Pasalnya sebagian besar keluarga Jubaedah hingga saat ini masih bekerja membantunya di rumah.
“Dengan keluarga di sini, ya sudah seperti keluarga. Kakak almarhumah sudah ikut saya hampir 20 tahun. Keluarganya yang lain juga sama,” ujar Erni kepada detikcom usai melayat ke rumah Jubaedah, Sabtu (4/3/2017) siang.
Jubaedah, kata Erni, sempat pula ikut bantu-bantu di keluarga besarnya. Terutama di rumah yang ditempati adik dan ibu Erni selama kurang lebih dua tahun. Namun belakangan Jubaedah tak lagi bekerja dan memilih menjadi TKI di Malaysia.
Erni mengatakan, bahkan karena kedekatan itulah sejak dia menerima kabar kematian Jubaedah langsung berupaya membantu mencari kepastian ke pihak penyalur. Bahkan sebelum ditelepon oleh Erni pihak penyalur sempat berbohong dengan mengatakan sedang berada di luar kota.
“Saya bilang, saya minta kepastian karena kabarnya langsung dari polisi. Awalnya bilang dia (penyalur) lagi di Jakarta, tapi setelah didesak gak lama datang ke sini (rumah Jubaedah),” katanya.
Sebagai orang dekat, Erni sangat berharap proses hukum terhadap Jubaedah bisa terus berjalan hingga tuntas dengan hukuman yang setimpal. Terpenting, dia berharap hak-hak Jubaedah selama bekerja bisa dituntaskan.
“Hak-hak almarhumah seperti sisa gaji dan asurasi supaya cepat diurus dan diberikan ke pewarisnya. Kasihan sekarang lima anaknya yatim piatu,” tutup Erni. Suami Jubaedah meninggal setahun lalu. (adm3)











