Titan Infra Energy Akan Perpanjang Jalan Khusus Batubara 145 Kilometer

Senin, 5 September 2022
Direktur Utama PT Titan Infra Energy Irjen (Pol) Purn Darwan Siregar yang didampingi President Director PT Nusantara Terminal Terpadu, Antony Surianto, Direktur Utama PT Banjarsari Pribumi Danny D Dangkua, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi saat konfrensi pers di RM Sri Melayu Palembang, Senin (5/9/2022).

Palembang, Sumselupdate.com – PT Titan Infra Energy akan memperpanjang jalan khusus angkutan batubara sepanjang 145 kilometer.

Rencana itu dikemukakan Direktur Utama PT Titan Infra Energy Irjen (Pol) Purn Darwan Siregar saat konfrensi pers di RM Sri Melayu Palembang, Senin (5/9/2022).

Read More

Menurut Darwan Siregar, untuk Jalan Titan ini khusus dilewati truk angkutan batubara sepanjang 113 kilometer dari Lahat, Muaraenim, Tanjung Enim, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dikatakannya, Jalan Titan ini dimulai dari tambang Banjarsari Pribumi sampai ke pelabuhan Swarna Dwipa Dermaga Jaya di Muara Lematang Kabupaten PALI.

Nah, untuk memperpanjang Jalan Titan hingga mencapai 145 kilometer, terkendala dengan proses pembebasan lahan di beberapa titik di daerah yang akan dilewati.

Darwan yang saat itu didampingi President Director PT Nusantara Terminal Terpadu, Antony Surianto, Direktur Utama PT Banjarsari Pribumi Danny D Dangkua, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, jalan angkutan batubara ini sangat penting, karena bisa mendukung produktivitas tambang batubara di Sumatera Selatan.

Direktur Utama PT Titan Infra Energy Irjen (Pol) Purn Darwan Siregar yang didampingi President Director PT Nusantara Terminal Terpadu, Antony Surianto, Direktur Utama PT Banjarsari Pribumi Danny D Dangkua, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi berfoto bersama usai konfrensi pers di RM Sri Melayu Palembang, Senin (5/9/2022).

Pada tahun lalu angkutan batubara yang bisa melewati Jalan Titan itu sebanyak 11 juta ton dan pada tahun ini sekitar 14-15 juta ton.

Jika jalan angkutan batu bara nantinya bisa dipanjangkan lagi menjadi 145 kilometer, maka bisa mencapai 30 juta ton.

Jalan khusus angkutan batu bara ini tentunya bisa mempermudah dan mempercepat angkutan bahan tambang tersebut keluar dari Sumsel.

Jalan batubara Titan ini juga tentunya dapat mengkerek pertumbuhan ekonomi penduduk lokal di mana sejumlah usaha kecil tumbuh seperti usaha tambal ban, cuci mobil, warung makan, dan warung kopi.

Di kesempatan itu, Darwan mengatakan, PT Titan Infra Energy sudah berkiprah kurang lebih 20 tahun dan sudah menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di daerah sekitar pertambangan.

Penyaluran dana CSR berupa bantuan penggalian sumur, kolam retensi, bantuan APD, pemberian pupuk, dan lainnya dengan total Rp2,4 miliar pada tahun 2021.

Pada tahun ini sampai Agustus, dana CSR disalurkan untuk renovasi jembatan, perbaikan jalan desa, bantuan alat kesehatan, bantuan perahu untuk anak sekolah dan pemberian pupuk, katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Banjarsari Pribumi (BSP) Danny D Dangkua menjelaskan jika PT Bara Anugerah Sejahtera (BAS) dan BSP merupakan anak perusahaan PT Titan Infra Energy (Titan Group).

Sepanjang tahun 2022 ini menargetkan produksi 4 juta ton batubara sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan pemerintah kepada perusahaan tersebut.

Danny menjelaskan  PT BAS yang mendapat izin produksi batubara 2022 sebanyak 2,2 juta. Namun, karena permasalahan teknis hanya mampu produksi batu bara sebanyak satu juta ton.

Sedangkan PT BSP yang mendapat izin produksi tiga juta ton batubara, dipastikan mencapai target produksi dengan demikian total produksi kedua perusahaan tersebut mencapai 4 juta ton tahun ini.

Berbicara pangsa pasar batubara, President Director PT Nusantara Terminal Terpadu, Antony Surianto menjelaskan hingga kini 25 persen diprioritaskan untuk kebutuhan domestik.

Menarikanya, PT Titan sendiri merupakan pemasok utama batubara untuk PT PLN.

Untuk pangsa pasar luar negeri, PT Titan memenuhi kebutuhan batubara untuk China, India, Vietnam dan Korea Selatan. Selain itu, ada juga penjualan ke Eropa. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts