Tinjau Peningkatan Jalan Danau Raya, Anggota DPRD Muratara Mengaku Miris, Kenapa?

Rabu, 27 Desember 2017
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Muratara saat meninjau jalan menuju objek wisata Danau Raya yang berada di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit.

Muratara, Sumselupdate.com – Komisi III DPRD Kabupaten Muratara mempertanyakan peningkatan jalan menuju objek wisata Danau Raya yang berada di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit lantaran tidak diketahui siapa pelaksananya.

Hal tersebut diketahui pada saat Komisi III DPRD Kabupaten Muratara yang diketuai Taufik Anwar dan anggota, Bakri, Amri Sudaryono, Pahirin Askad saat meninjau ke Danau Raya, beberapa waktu lalu.

Read More

Pertanyaan anggota ini muncul lantaran jalan yang sebelumnya tanah kuning saat ini sudah ditaburi koral, namun belum sampai dua pekan sudah nampak tanah kuningnya.

Yang menjadi persoalan tidak ada papan plang, sehingga tidak diketahui siapa pelaksana dan juga besaran anggarannya.

“Kita tidak tahu ini pembangunan siapa, dan juga anggarannya berapa,  Tapi kalau dilihat dari kondisi, tidak sesuai karena koralnya sangat tipis sekali dilewati sudah kena dasar tanah kuning,” jelasnya.

Tentu ini juga menjadi catatan bagi pihaknya, karena tidak tahu apa kegiatan dan siapa pelaksananya.

Begitu juga anggota Komisi III, Bakri mengaku miris melihat penimbunan koral jalan menuju Danau Raya yang sangat tipis seharusnya ketebalan 10-15 cm, tapi ini koral hanya ditaburi saja.

“Tengok bae dek, sekali dilewati mobil be sudah ke tanah kuning, yang namonyo penimbunan apolagi tanah kuning setidaknya sepuluh sampai lima belas sentimeterdari dasar, kalau ini jangan dak bekoral bae,” bebernya.

Lebih lanjut dirinya menyayangkan tidak ada plang informasi pembangunan jalan ke Danau Raya ini. Jadi tidak diketahui kegiatan apa. Informasi ini lanjutan dari pembangunan jalan di Kecamatan Rupit.

Sementara itu,   salah satu pekerja yang berada di lokasi, AF mengaku, tidak tahu menahu mengenai persoalan proyek tersebut karena hanya bekerja saja.

“Kami dak tahu apo-apo, cuma begawe bae, kalau yang begawe sebelumnyo sebanyak kurang lebih 30 orang, tapi sekarang tinggal lima orang,” terangnya. (ain)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts