Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan berniat meningkatkan peringkat gelar atau rangking pada Pekan Olahraga Nasional (PON) edisi ke-20 (XX) di Papua tahun 2020 mendatang.
Komitmen melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel tersebut akan membuktikan dengan berencana menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) untuk para pelatih seluruh cabang olahraga (cabor) yang ikut serta dalam multievent paling bergengsi di Indonesia ini.
Ketua Umum KONI Sumsel H Hendri Zainudin didampingi oleh Sekum Suparman Roman mengatakan, Bimtek technical guidance rencananya bertajuk ‘Mengurai Strategi Pemenangan Sumsel Bangga Dalam PON XX di Papua’,” ucap Hendri disela acara pelantikan pengurus KONI Periode 2020-2024, Minggu (26/1/2020).
Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru sangat mengapresiasi rencana kegiatan bimtek ini.
Deru pun menegaskan bahwa Pemprov Sumsel siap mendukung setiap langkah KONI guna meraih peringkat terbaik dari tahun sebelumnya PON 2020 Papua.
Secara khusus, Deru berpesan kepada para pengurus dan pelatih untuk turut memperhatikan hubungan batin dengan para atlet. Menurutnya, hubungan batin antara pelatih dan atletnya akan berpengaruh pada performa sang atlet.
“Saya titip pada para pengurus dan pelatih, pelatih bukan hanya pandai teknik olahraga, tapi juga harus mempunyai hubungan batin dengan atlet. Ini berpengaruh besar pada performa atletnya,” ucap Deru.
Sekretaris Umum KONI Sumsel, Suparman Roman sementara itu menuturkan, pihaknya telah mendiskusikan tentang peluang Sumsel dalam menaikan peringkat dan prestasi atlet dengan mempertimbangkan potensi atlet yang dimiliki.
Selain itu, pada pertemuan sebelumya, juga telah diperkirakan jumlah medali emas yang harus direbut Sumsel disesuaikan dengan kualitas atlet dari Kontingen Tim Sumsel.
“Target (medali) emas yang harus direbut dengan konsekuensi yang sudah dipertimbangkan, Sumsel sudah punya potensinya, tinggal komitmen kita,” kata Suparman.
Adapun PON 2020 Papua sendiri berlangsung 20 Oktober hingga 2 November mendatang. Venue pertandingan dibagi dalam enam cluster: Kota Jayapura, Kab. Jayapura, Biak, Mimika, Merauke, dan Kab. Jayawijaya.
Ajang empat tahunan tersebut bakal mempertandingkan 37 cabor, 56 disiplin cabor, 679 nomor pertandingan, dengan kuota atlet berjumlah 6.442 orang. (rel)











