Tim Kebudayaan Kota Pagaralam Gali Potensi Cagar Budaya Megalitikum Kepala Hewan

Struktur megalitikum dan air terjun di perkebunan warga di Cawang Lama, Kelurahan Muara Siban, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com –  Guna memastikan adanya aktivitas masa lalu pada area temuan struktur megalitikum dan air terjun di perkebunan warga di Cawang Lama, Kelurahan Muara Siban, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel), Tim Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pagaralam terjun langsung ke lokasi, Kamis (5/8/2021).

Read More

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Jemmiyo Siswanto, MPd mengatakan, terjunnya tim guna mengecek obyek diduga cagar budaya di Kota Pagaralam itu.

“Dapat kami simpulkan bahwa di area temuan struktur batu di dinding Curup Congkok ini pernah ada aktivitas di masa lalu. Namun belum terlihat jelas dikarenakan debit air yang besar,” jelas Jemmiyo Siswanto saat ditemui Sumselupdate.com di area temuan benda dan struktur batu diduga cagar budaya kepala hewan di area perkebunan di Kota Pagaralam, siang tadi.

Struktur megalitikum dan air terjun di perkebunan warga di Cawang Lama, Kelurahan Muara Siban, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan

Menurut dia, kesimpulan aktivitas masa lalu itu merupakan salah satu langkah positif dalam arkeologi menuju penyelamatan cagar budaya.

Selain bukti struktur batu yang mirip ukiran kepala hewan dan dipercaya warga setempat peninggalan purbakala, Jemmiyo Siswanto mengatakan, kesimpulan atau interpretasi tersebut juga didasarkan pada sebaran aliran sungai purbakala yang diduga berasal dari aliran lereng Gunung Dempo.

Jemiyo dan tim dari Kebudayan Kota Pagaralam akan mempelajari yang didapatkan dari survei tersebut guna menimbang besar atau tidaknya potensi cagar budaya di area tersebut.

“Jika hasil analisa kami nantinya menyimpulkan adanya potensi besar cagar budaya di sini, kami akan rekomendasikan langkah selanjutnya, yaitu survei ekskavasi,” ujarnya.

Survei ekskavasi, menurutnya, bertujuan melihat lebih jauh potensi cagar budaya yang ada di suatu lokasi.

Sebagaimana diketahui, keberadaan struktur batu kepala hewan kuno itu pertama kali ditemukan sejumlah warga yang sedang beraktivitas di kebun kopi.

Struktur megalitikum dan air terjun di perkebunan warga di Cawang Lama, Kelurahan Muara Siban, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan

Struktur kepala itu terlihat setelah aliran deras air kecil di Curup Congkok yang menurut warga setempat dan diperkuat oleh Tim Kebudayaan Kota Pagaralam, area ini dahulunya sebagai aliran sungai purbakala.

“Lokasi penemuan diduga megalitikum kepala hewan di dinding Curup Congkok yang air terjunnya tujuh tingkat ini dipercaya warga sebagai peninggalan purbakala. Lokasi yang masih alami dan jalan terjal yang jarang sekali dikunjungi warga,” kata Hadi Warman, salah satu warga yang paham lokasi yang diduga peninggalan purba. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.