Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Tim gabungan dari Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Polda Sumsel dan Satuan Polisi Lalulintas Polres Kota Lubuklinggau mengecek kelayakan dan fungsi 16 halte di sepanjang jalan utama.
Dari hasil pemantauan tersebut, didapati beberapa halte catnya sudah pudar, tempat nongkrong serta digunakan pedagang untuk berjualan.
”Ya, belum lama ini kami melakukan pengecekan di halte. Namun, kemarin saat pengecekan ulang oleh anggota Sat Lantas Polres Lubuklinggau halte yang catnya pudar sudah diperbaiki. Jadi sejauh ini sudah bagus,” ujar Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasat Lantas, AKP Sukiman didampingi Kanit Regiden, Ipda Karim.
Menurut fungsinya, halte digunakan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dari kendaraan umum. Akan tetapi, ada juga beberapa halte digunakan sebagai tempat berjualan oleh pedagang dan sekadar dijadikan tempat nongkrong.
“Sempat kami temui ada pedagang yang berjualan dogan di halte. Kami minta mereka mencari lokasi lain, karena halte digunakan untuk menunggu kendaraan umum, serta menaikkan dan menurunkan penumpang,” katanya.
Hasil pantauan di lapangan, halte yang terdapat di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Jalan Ahmad Yani, Jalan Garuda, Jalan Soekarno Hatta dan Jalan M Soeharto.
“Pemantauan halte secara kontinyu tetap kami lakukan, supaya kelayakan dan fungsinya benar-benar terjaga. Sebab, itu merupakan salah satu fasilitas umum. Tapi saat ini halte di Lubuklinggau sudah bagus,” pungkasnya. (and)











