Laporan: Endang Saputra
Muaraenim, Sumselupdate.com – Sebanyak enam Kepala Keluarga (KK) masing-masing Purnomo (54), Zaenal Arifin (51), Aidil (50), Waang (49), Hariyanti (47), dan Pringkel (60) harus mengungsi ke kantor UPTD Kebersihan Tanjung Enim.
Hal ini menyusul tempat tinggal mereka di RT 7 Dusun III, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim hangus dilalap sijago merah, Rabu (23/3/2022) sekitar pukul 14.15 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun tiga rumah dan satu bedeng hangus dilalap kobaran api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Kabupaten MuaraeEnim Yulius membenarkan peristiwa kebakaran tersebut dan pihaknya telah melakukan pemadam kobaran api.
“Benar pada hari ini telah terjadi kebakaran di RT 7, Dusun III, Desa Lingga tepatnya di dekat Kantor Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul dan menyebabkan tiga rumah dan satu bedeng ludes terbakar,” ungkapnya.
Dikatakan Yulius berdasarkan keterangan warga setempat, siang tadi Haryati (47) saat akan tidur mendengar ada teriakan warga minta tolong bahwa terjadi kebakaran.
“Dia (Haryati) mendengar ada teriakan dari luar rumah minta tolong bahwa ada kebakaran. Teriakan itu membuat korban Indri dan Haryati keluar rumah dan melihat api sudah membakar rumah korban Indri dan Saksi Haryati berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan ke Dinas kebersihan Tanjung Enim,” terangnya.
Usai dihubungi, petugas Damkar DPK Muaraenim dibantu anggota Polri, TNI, BPBD, pihak kecamatan Lawang Kidul, dan masyarakat berjibaku memadamkan kobaran api.
Yulius mengatakan saat terjadi kebakaran para saksi sempat mendengar ledakan diduga dari tabung gas yang berada dari rumah korban Indri yang terbakar.
“Sempat terjadi ledakan diduga dari tabung gas di rumah korban Indri sebelum api membesar membakar tiga unit rumah dan satu bedeng tersebut,” lanjutnya.
Ditambahkan Yulius, dalam peristiwa ini tidak menelan korban jiwa, namun kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.
Yulius mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap korban serta koordinasi dengan pihak terkait usai peristiwa tersebut terjadi.
“Kita telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, kemudian mendata identitas korban akibat kebakaran tersebut, dan mengarahkan warga untuk tinggal sementara di kantor UPTD kebersihan, serta mengupayakan bantuan untuk warga yang terdampak,” pungkasnya. (**)











