Tiga Pelaku Pungli di Pelabuhan Boom Baru Palembang Diamankan, Sopir Truk Ngaku Sekali Masuk Dimintai Hingga Rp50 Ribu

Kanit Unit 1 Jatanras Polda Sumsel AKP Willy Oscar (bermasker) menginterograsi dua pelaku pungli, Selasa (15/6/2021).

Laporan  Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Sejak diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo untuk menangkap dan memberantas pelaku pungutan liar (pungli) di Tanjung Priok, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Seluruh personel kepolisian dari seluruh Indonesia melakukan giat aksi pembersihan pungli dan premanisme, termasuk juga di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Menanggapi instruksi dari Presiden dan Kapolri tersebut Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan AKP Willy Oscar dan Panit Iptu Ibrahim Akil melakukan penyisiran aksi premanisme dan pelaku pungli.

Hasil dari penyisiran tak tanggung-tanggung 13 juru parkir, preman, dan pelaku pungli di Pasar Induk Jakabaring dan Pelabuhan Boom Baru Palembang berhasil disikat.

Namun dari 13 orang tersebut, tiga orang pungli di antaranya yang diamankan petugas dari wilayah Pelabuhan Boom Baru Palembang, ternyata melakukan pungli bisa meraup rupiah dengan jumlah yang luar biasa.

Heri (30), sopir asal Martapura, Kabupaten OKU Timur yang menjadi korban pungli saat ditemui di Ruang Riksa Jatanras Polda Sumsel mengatakan, sehari atau setiap muat di CPO wilayah Pelabuhan Boom Baru dimintai uang senilai Rp50 ribu.

“Di luar kami diminta uang parkir Rp15 ribu dan di dalam kami parkir lagi diminta Rp25 ribu dan pas keluar diminta Rp10 ribu,” ujarnya kepada Sumselupdate.com, Selasa (15/6/2021).

Barang bukti yang diamankan petugas.

Dikatakannya ia sangat keberatan atas pungutan liar yang sudah menjadi budaya atau kebiasaan di wilayah Pelabuhan Boom Baru.

“Ya gimana ya mas keberatan pasti. Kita dari perusahaan dikasih hanya satu juta. Di jalan dari awal keluar desa sudah dimintai Rp10 ribu, di Lingkaran Prabumulih Rp10 ribu, dan di sini (Pelabuhan Boom Baru –red) Rp50 ribu. Untuk minyak balek pegi bersihnya cuma Rp150 ribu kami dapat,” keluhnya.

Sementara itu, Yudi (32), Mustar (58), dan Arif (38) yang merupakan warga Lorong Manggar 1, Kecamatan Ilir Timur II dan warga Pakjo Palembang yang diamankan pada Selasa (15/6/2021) pukul 03.00 WIB, saat ini sedang dalam pemeriksaan petugas.

Dari ketiganya petugas mengamankan barang bukti uang, handphone, dan catatan daftar mobil yang terparkir di wilayah Pelabuhan Boom Baru, Palembang.

Dari pengakuan Yudi, jika mereka hanya memungli satu sopir truk Rp25 ribu. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.