Palembang, Sumselupdate.com – H Muchendi Mahrzarekki Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel tetap bekerja di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.
Sebagai Koordinator Komisi V, Bidang Kesejahteraan Masyarakat diantaranya Pendidikan, Muchendi punya tanggung jawab memperjuangkan persoalan dunia pendidikan di tengah wabah covid-19.
“Untuk melawan pandemi corona pemerintah memberikan instruksi bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah. Banyak sekali yang terdampak akibat pandemi corona ini salah satunya sekolah,” ujar politisi muda Partai Demokrat ini.
Di masa pandemi lanjut putra sulung H Ishak Mekki ini pihaknya tetap bekerja. “Kami mencoba mencari informasi (dampak/permasalahan) di sekolah sekolah; Ogan Ilir, Muara Enim, OKI, OKU Timur,” terangnya.
Lebih lanjut Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) DPD Partai Demokrat Sumsel ini menambahkan setiap hari guru tetap mengajar tapi melalui online.
“Kota besar seperti Palembang bisa melakukan video conference, di Kabupaten yang saya datangi kebanyakan menggunakan WhatsApps Grup,” terang dia.
Tapi semua itu tidak semulus yang dia bayangkan. “Banyak sekali kendala di lapangan, seperti sinyal belum merata, tidak memiliki hp android, kalaupun memiliki hp biasa atau android kesulitan untuk membeli pulsa/kuota,” tutur mantan ketua DPD KNPI Kota Palembang ini.
“Beruntung sekali kita yang kehidupannya berkecukupan, anak-anak bisa terus tetap menimba ilmu ditengah pandemi ini,” sambung alumni Unsri ini.
Karena itu Muchendi mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel menanyakan ke Kemendiknas dan membuat payung hukum atau juknis. Agar dana BOS bisa digunakan untuk membeli pulsa bagi siswa yang “membutuhkan” dengan tepat sasaran.
“Semoga Allah segera menghilangkan virus ini dan kita bisa kembali beraktifitas seperti biasa,” tukas pemuda 32 tahun ini. (rel/tra)











