Tersangkut di Ranting, Bocah Tenggelam di Sungai Ogan Ditemukan

Sabtu, 9 Maret 2019
Evakuasi bocah hanyut di Sungai Ogan

Baturaja, Sumselupdate.com – Korban tenggelam Martin (13) di aliran sungai Ogan tepatnya Perkampungan Kemalaraja pada Kamis lalu akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan tak beryawa tersangkut di ranting bambu di aliran sungai Ogan, Sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 7.35 Wib.

Read More

Penemuan itu oleh tim Gabungan BPBD OKU serta Basarnas Nasional dibantu warga dikoordinat sekitar enam kilo dari titik awal hilangnya korban.

Kondisi saat ditemukan korban menyangkut di ranting bambu yang berada di aliran sungai Ogan.

“Sekitar pukul 07.35 korban ditemukan sudah tidak beryawa, ada luka di bagian kepala, mungkin benturan saat didalam air,” ucap Feri Irawan koordinator Basarnas pusat didampingi Kepala Kasi (Kasi) Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Mailan Purnama, dibincangi portal ini sesaat setelah penemuan.

Korban sendiri ditemukan setelah pihaknya terjun sejak pagi hari dengan menyusuri sungai hingga ke hilir sungai dibantu perlatan Lima Perahu.

“Saat ditemukan menyangkut di ranting bambu,” ujarnya.

Korban sendiri lalu dievakuasi menggunakan perahu menuju jembatan ogan III untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Sementara Ibu korban sendiri nampak terpukul sekaligus histeris saat menjemput langsung anak bungsunya dari tiga bersaudara. Ibu korban sendiri didampingi keluarga langsung meminta dibawa ke rumah duka di Desa Air Paoh, untuj selanjutnya persiapan pemakaman.

Endah ketua RW mengaku, jika anak tersebut kesehahannya periang, memang jelas dia korban tidak bisa berenang, namun saat dinyatakan hilang hari itu memang libur sekolah.

“Benar warga saya dia anak ke tiga dari tiga bersaudara, korban memang tidak bisa berenang,” ujarnya

Pantauan dilapangan, rumah duka sudah ramai, korban sendiri saat dibuka kantong jenazahnya terdapat luka di bagian kepala hingga wajah.(wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts