Muarabeliti, Sumselupdate.com – Pemerintah Desa Babat Kecamatan STL ULU Terawas, Kabupaten Musirawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan sebentar lagi akan melaksanakan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa Bhakti 2019–2025.
Putra–putri terbaik Desa Babat mulai bermunculan dengan mengusung visi dan misi yang tak lain untuk memajukan Desa Babat.
Salah satu putri terbaik Desa Babat adalah Santi, SIP yang mencalonkan diri sebagai anggota BPD dari perwakilan perempuan dari Dusun I, Desa Babat.
Santi dalam menggaet suara berjanji akan memperjuangkan hak–hak kaum perempuan jika dirinya dipercaya masyarakat untuk duduk di BPD Desa Babat.
“Jika saya terpilih menjadi salah satu anggota BPD Desa Babat ini, saya bersama pemerintah desa harus mempunyai visi dan misi yang sama agar tercipta integritas dalam pemerintahan desa Babat. Para Kaum ibu-ibu dan remaja putri sebagai generasi muda bisa menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Hal itu dapat terlaksana dengan baik apabila, BPD perempuannya bisa saling bersinergi dengan pemerintahan desa dalam membangun desa secara bersama,” ucap Santi kepada Sumselupdate.com, Selasa (15/10/19).
Santi dari latar belakang orang yang kurang beruntung dari sisi ekonomi namun mampu menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) ini mengatakan, sebagai calon BPD perwakilan perempuan sudah seharusnya kaum perempuan itu berkolaborasi dengan pemerintah, berfikir dinamis, dan punya inisiatif untuk kemajuan desa dan keluarga.
“Sejatinya kaum perempuan itu harus bisa berpikir maju ke depan, serta punya Inisiatif. Bagaimana cara agar bisa memajukan desanya melalui wadah Badan Permusyawaratan Desa di desanya. Serta harus bersinergi dengan membawa suara dari kaum ibu-ibu untuk berkolaborasi dengan pemerintah agar bisa ikut memajukan desa. Dan kaum ibu-ibu di desa juga bisa berupaya meningkat pendapatan keluarga melalui usaha home industri dengan adanya usaha kelompok perempuan,” katanya.
Maka dari itu, Santi sebagai perwakilan perempuan dari Dusun I meminta dukungan dan support dari warga dan kaum perempuan agar dirinya bisa berhasil duduk jadi anggota BPD. (dri)











