Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Warga Jalan Sukarela, Lorong Sejambu, Kelurahan Sukarame, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (5/3/2022) sekitar pukul 12.30 WIB, dihebohkan dengan penemuan seorang pemuda di dalam kos-kosan yang tewas gantung diri menggunakan gorden.
Kehebohan dari aksi gantung diri Eggi Fernando (23) tak hanya di masyarakat setempat, namun kegaduhan juga di jagat dunia maya.
Pasalnya, Eggi Fernando melakukan aksi bunuh diri live di Instagram.
Nah, ternyata pemicu dari aksi bunuh diri pemuda ini lantaran menurut orangtuanya, sudah lima bulan sejak ngekos di lokasi tersebut dengan alasan dekat dengan kerjaan, Eggi Fernando mengidap penyakit lambung dan maag kronis.
“Ia memang pernah bercerita sakit lambung, muntah darah. dan juga maag kronis. Kito kurang tau apo masalah itu atau mungkin jugo masalah pribadi penyebab dio gantung diri,” ujar Muzali, ayah korban di hadapan petugas kepolisian, Sabtu (5/3/2022).
Ia menuturkan, sebelum korban meninggal dunia di Jalan Sukarela, Lorong Sejambu, Kecamatan Sukarame Palembang, Eggi sempat mengirim pesan melalui WhatsApp kepada ayahnya tersebut.
“Dio dak cerito kalu ado masalah. tinggal di situ be kareno biar lebih deket begawe. dan terakhir memang dio WA aku minta maaf. aku dak tau ngapo,” ungkapnya.
Dari keterangan kepolisian, terakhir tidak ada tanda-tanda kekerasan dari jasad korban. Hanya ada bekas tanda jeratan di bagian leher korban.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Eggi diketahui oleh Renaldi (23) teman dekatnya yang melihat siaran langsung di akun pribadinya, di mana korban ingin mengakhiri hidupnya.
Mengetahui hal tersebut, dirinya menghubungi Novia yang juga teman korban dan tinggal di dekat kosan Eggi.
Benar saja setelah Novia mengecek di kosan Eggi, dirinya melihat kaki temannya itu sudah membiru dan tidak menyentuh lantai.
Melihat pemandangan mengerikan itu, membuat Novia terduduk lesu dan melaporkan peristiwa tersebut ke Ketua RT dan pihak berwajib. (**)











