Palembang, Sumselupdate.com –Kedatangan Debby Susanto peraih juara All England ke Palembang, langsung disambut spesial oleh Pemerintah Provinsi Sumsel, Ketum PBSI dan Atlet Sumsel. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang diwakili Asisten III Bidang Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib mengataka,n tak ada yang bisa diberikan Sumsel kepada Debby.
Namun Najib memastikan Debby akan dikenang dengan hasil yang ia dapat, selain itu juga menjadi motivator bagi pebulutangkis lainnya.
“Rasa bangga kami kepada Debby. Kepada atlet lain harus mencontoh bagaimana nanti semangat ini buktikan saat PON Jabar. Pemprov Sumsel sangat bangga kareba Sumsel punya atlet dengan prestasi bertaraf dunia. Bukan hanya Debby, juga Mohammad Ahsan pun menjadi kebanggan Sumsel,” kata Najib, Sabtu (26/3)
Menyambut Juara Ganda Campuran All England 2016 Debby Susanto, Kepala Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Selatan H Apriyadi mengatakan atas nama Pengprov Sumsel berterima kasih kepada semua pihak.
Terutama orangtua Debby Susanto, yakni Dr Susanto beserta istri telah mensuport Debby yang telah mengharumkan nama Indonesia, terutama Sumsel karena sang juara berasal dari Palembang.
Apriyadi menambahkan GOR Dempo di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) adalah gedung dipercayakan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin untuk Pengprov PBSI Sumsel untuk dikelola menjadi sentra pembinaan atlet bulutangkis di Sumsel.
Menurut Apriyadi, jangankan provinsi lain, DKI Jakarta pun tidak memiliki gedung yang pernah dijadikan tempat pertandingan bulutangkis nasional maupun internasional.
“Pengprov PBSI setiap tahun selalu eksis melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka mencari bibit-bibit bulu tangkis Sumsel, Indonesia dan dunia. Ini suudah menjadi tradisi Sumsel melahirkan atlet-atlet berprestasi, salah satunya Debby Susanto juara All England,” kata Apriyadi.
Apriyadi melanjutkan selain Debby yang menjuarai All England 2016, ada Ahsan yang berhasil menjuarai dunia pada tahun 2015.
“Selain di sini, ada atlet-atlet potensial sekarang kita dorong untuk latihan di luar Sumsel. Kita gelar latihan bersama disini, kita manfaatkan di luar. Ahsan dan Debby, kalau dipaksa berlatih disini tidak akan seperti ini, jadi perlu belajar di luar. Namun ini berkat tekad Debby dan Ahsan, kemudian suport orangtua, Pemprov Sumsel dan pihak lainnya,” ujar Apriyadi. (dek)











