Palembang, Sumselupdate.com – Langkah Sriwijaya FC untuk melaju ke babak 16 Piala Indonesia terbuka lebar. Laskar Wong Kito mendapat modal penting usai menundukkan PS Keluarga USU Medan 6-2, pada leg pertama babak 32 besar, Rabu (30/1/2019).
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sriwijaya FC meraih kemenangan lewat dua gol Slamet Budiono di menit ke-7 dan 26, serta Rizky Ramadhana menit ke-48.
Tiga gol tambahan lainnya diciptakan Yogi Novrian menit 59 dan Talaohu Abdul Musafri menit 71 dan 74. Sementara dua gol balasan tim tamu diborong Riki Ari Putra Harapan di menit ke-30 dan 88.
Meski diperkuat mayoritas pemain baru, Sriwijaya FC tetap mampu mendominasi permainan. Tuan rumah bahkan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuka keunggulan.
Melalui skema serangan yang terstruktur, Sriwijaya FC unggul cepat lewat tandukan Slamet Budiono di menit ke-7. Mantan pemain PSS Sleman itu kembali mencatatkan namanya di papan skor saat laga memasuki menit ke-26. Sriwijaya FC unggul 2-0.
Asik menyerang, pertahanan Sriwijaya FC justru lengah. Situasi ini sanggup dimanfaatkan tim tamu yang memperkecil keunggulan melalui sepakan Riki Ari Putra Wibowo di menit ke-30. Skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga jedah.
Memasuki interval kedua, Sriwijaya FC harus berjuang lebih ekstra usai pencetak dua gol pertama, Slamet Budiono, diusir keluar lapangan. Meski demikian, Sriwijaya FC justru mampu tampil lebih beringas.
Tampil dengan sepuluh pemain, Sriwijaya FC kembali memperlebar keunggulan di menit 48. Kali ini giliran Rizky Ramadhana yang memperdaya penjaga gawang PS Keluarga USU.
Unggul 3-1 tidak membuat Sriwijaya FC mengendurkan serangan. Setelah gol Rizky, Sriwijaya FC sanggup menambah tiga gol masing-masing melalui Yogi Novrian (59), dan Talaohu Abdul Musafri menit 71 dan 74.
Keluarga USU hanya sanggup menambah satu gol melalui Riki Ari Putra Harapan. Riki mencetak gol kedua di laga ini saat laga memasuki lima menit terakhir. Keunggulan 6-2 Sriwijaya FC bertahan hingga usai.
“Saya tidak sangka anak-anak tampil baik mengingat persiapan cukup singkat. Mereka tampil sesuai instruksi dan saya cukup puas,” kata pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.
Disisi lain, pelatih PS Keluarga USU Yudha Hendrawan, mengakui timnya cukup kesulitan mengimbangi tuan rumah. Apalagi, dalam laga ini Keluarga USU mayoritas diperkuat pemain muda.
“Pemain kami mayoritas berusia 18 dan 19. Kami sangat terlihat kurang pengalaman, dan kurang improvisasi di lapangan. Walaupun mereka tampil dengan 10 pemain nyatanya kami masih sulit mengimbangi,” ujarnya.
PS Keluarga USU masih memiliki peluang untuk merubah keadaan pada leg kedua di Stadion Mini USU Medan, Kamis 7 Februari 2019. Namun dengan margin yang cukup jauh, Yudha cukup sulit dapat melangkah babak 16 besar. (tra)











