Tekan Kemacetan, Pemkot Palembang Wajibkan Pegawai Naik LRT Berangkat Kerja

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Suprianto.

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan angkutan umum moda LRT sebagai transportasi mengurangi kemacetan di berbagai titik jalan protokol.

Kebijakan dalam penggunaan moda transportasi yang dikeluarkan untuk seruluh pegawai ANS dan Non ASN wajib naik LRT setiap seninnya dalam satu bulan, berkalu pada bulan september minggu pertama yang dibagi per Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bacaan Lainnya

Asisten II Pemerintah Kota Palembang Shinta Rharja mengatakan, kebijakan pemerintah menerapkan seluruh ASN dan Non ASN yang di lingkungan Pemkot Palembang yang dibagi per zona tiap Senin akan dilaksanakan pada awal September.

“Meski nantinya ada berbagai kendala, namun nanti kita akan kaji ulang kembali, yang penting dapat kita laksanakan,” kata Shinta.

Ditempat yang sama, Agus Suprianto, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang menambahkan bahwa ini adalah langkah awal untuk menciptakan gerakan positif menggunakan moda transportasi LRT setiap senin selama sebulan sekali.

“Yang pasti kita laksanakan dulu, masalah lain nanti kita pelajari, Pemerintah Provinsi Sumsel saja sudah menjalankan kebijakan ini kepada seluruh ASN dan non ASN untuk menggunakan LRT sebagai moda transportasi untuk mengurangi kemacetan,” ujarnya saat membuka rapat penggunaan LRT bagi ASN dan Non ASN, Jumat (9/8/2019).

Mengenai kendala macet di jalan dan alasan TPP serta tukin dipotong lantaran terlambat ia menekankan kepada ASN agar selepas shalat subuh hendaknya segera mempersiapkan diri untuk berangkat kerja agar terhindar dari kemacetan serta berdesakan dengan anak sekolah, apalagi hari pertama dilaksanakan pada minggu pertama awal September nanti.

“Saya harapkan kebijakan ini dipatuhi dan dijalankan serta disampaikan kepada pimpinan masing-masing untuk diterapkan kepada staf mereka. Masalah teknis akan kita pelajari setelah peraturan ini berjalan,” tutupnya. (syd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.