Dubes Indonesia Untuk Jepang: Target Kampanye LGBT adalah Genosida Varian II

Selasa, 16 Februari 2016
Dubes Indonesia Untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra

Jakarta, Sumselupdate.com – Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra menilai kampanye yang mendukung Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) memiliki target berupa Genosida, atau lebih jelas, berupa Genosida Varian II. Bahkan, bukan tidak mungkin, kampanye LGBT merupakan bagian dari konspirasi global .

Yusron pun meminta, masyarakat dan pemerintah Indonesia menyikapi hal tersebut dengan lebih serius. Sebelumnya, salah satu badan PBB, United Development Programme (UNDP) siap menggelontorkan dana delapan juta dolar AS (sekitar Rp 108 miliar) untuk mendukung komunitas LGBT. Salah satu sasaran dari program itu adalah Indonesia, selain negara-negara lain seperti Cina, Filipina, dan Thailand.

Bacaan Lainnya

”Jika dana Rp 108 miliar di atas masuk via LSM & pemerintah tidak tahun, ini namanya kebobolan. Jika dana ini dipakai untuk propaganda memasyarakatkan homo/lesbi di RI, toh juga tidak ada yang kontrol,” tulis Yusron dalam akun twitter resmi miliknya, Ahad (14/2).

Mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu menjelaskan, perilaku homo atau lesbiaan sebenarnya menular. Perilaku mereka memang tidak menular melalui pertemuan, melainkan melalui gerakan atau propaganda dukungan seperti itu.

”Melalui pembiasan orientasi seksual, terutama remaja. Nah, siapa otak di balik gerakan ini? Ini tugas kita untuk mencari tahu,” kata salah satu tokoh Partai Bulan Bintang tersebut.

Lebih lanjut, peraih gelar Doktor Politik Ekonomi Internasional Universitas Tsukuba, Jepang, itu menlanjutkan, tentu naif jika menyangka tidak ada target dalam gerakan tersebut. Menurutnya, target dari gerakan kampanye mendukung LGBT itu adalah genosida varian II.

”Yaitu pemusnahan ras dengan cara hambat perkembang-biakan. Siapa otaknya? Mari cari dan analisa bersama, sebagai hipotesa. Tidak ada salahnya kita buat hipotesa bahwa otak gerakan ini adalah kelompok/ras yang mau bentuk “Pemerintahan Dunia”,” tulis Yusron. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.