Palembang, Sumselupdate.com – Sriwijaya FC sedikit diuntungkan saat meladeni tantangan tuan rumah Persija Jakarta dalam lanjutan liga 1 Gojek Traveling 2017, di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Jumat (16/6) malam.
Pasalnya, dengan larangan menonton yang didapatkan The Jak berdasarkan kabar melalui panpel lokal. Kepastian itu datang dari ketua panpel pertandingan Persija Arief Kusuma.
Sosok berkacamata itu memberikan informasi bahwa Persija bakal menggunakan Stadion Wibawa Mukti kala menjamu Laskar Wong Kito. “Lawan Sriwijaya FC pindah ke Stadion Wibawa Mukti di Cikarang,” ujarnya, Kamis (15/6/2017).
Arief membocorkan, bahwa penonton juga tidak diperbolehkan untuk hadir dalam pertandingan itu. Namun, Arief menolak memberi tahu lebih lanjut perihal status pertandingan tersebut.
“Pertandingan juga digelar tanpa penonton,” tutur Arief.
Lebih lanjut, Arief menolak alasan kericuhan suporter di luar Stadion Patriot kala Persija menggelar laga kandang menjadi penyebab utama Macan Kemayoran terusir dari Patriot. Ada sesuatu hal yang menjadi faktor Persija tidak bisa menggunakan Patriot pada partai pamungkas di bulan Ramadan. “Bukan karena itu. Ada suatu sebab. Kalau soal itu hampir setiap partai kandang ada,” terangnya.
Menanggapi hal ini, Pelatih Sriwijaya FC Oswaldo Lessa mengatakan melawan Persija tanpa dukungan suporter fanatik mereka The Jak yang mendapat hukuman dilarang memberi dukungan langsung Macan Kemayoran bermain dirasa tidak terlalu berpengaruh.
“Saya rasa sama saja, itu normal saja. Kita akan bermain seperti biasa, kita tidak pilih lawan dan tetap target menang. Persija tim bagus, mereka punya marquee player berkualitas terutama dalam melepaskan tembakan dari luar kotak penalti,” kata Lessa.
“Tapi kita sudah lihat permainan mereka, kita sudah evaluasi pertandingan ini. Memang sangat berat ada beberapa pemain tidak bisa turun, namun kita akan tetap tampil menyerang untuk bisa cetak gol cepat dan meraih kemenangan melawan Persija,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Persija Jakarta Teco menerangkan, pertandingan lawan SFC cukup berat meski anak asuhnya memiliki rekor kemenangan bagus dari beberapa laga yang dijalani sebelumnya.
“Kali ini berbeda, meski kita main home, kita tidak akan didukung The Jak yang selalu memotivasi tim. Selain itu lawan sedikit diuntungkan dengan persiapan yang cukup lama, sementara kita tidak banyak waktu,” ujarnya.
Sebelumnya, Asisten Pelatih SFC, Hartono Ruslan mengatakan,dalam laga tandang kali ini mereka memboyong 22 pemain dalam kondisi on fire dan siap meladeni Persija belakangan sangat positif.
“Kita sudah instruksikan pemain bertahan untuk mewaspadai lini depan Persija yang sudah menyarangkan 7 gol di 3 laga terakhir mereka. Kita memang ingin menang di Bekasi dan tidak akan bermain negatif,” tuturnya.
Duo Brasil yang dimiliki oleh Persija di lini depan juga diakuinya memiliki kemampuan yang cukup komplet dan saling melengkapi.
“Di beberapa laga terakhir, keduanya jarang dimainkan bersamaan lagi, tetapi tetap saja mereka sangat berbahaya. Jika Bruno Lopes lebih cenderung sebagai seorang petarung, maka Luis Junior punya kualitas teknik individu yang sangat baik dan ditopang para pelayan di lini tengah yang mampu memanjakan dengan umpan-umpannya,” terangnya.
Selain bertahan, Hartono juga menyebut bahwa pihaknya juga akan berusaha memecahkan catatan clean sheet dari Persija di 3 laga terakhir yang membawanya sebagai tim paling sedikit kebobolan musim ini dengan hanya kemasukan 5 gol dari 10 pertandingan yang sudah dimainkan.
“Pertahanan Persija sangat rapat dan sangat sulit ditembus. Kami melihat banyak tim yang mencoba masuk dari tengah belum berhasil, tentu para pemain SFC harus lebih jeli dan punya kreatifitas tinggi nantinya serta memanfaatkan kedua sisi lapangan,”katanya.
Setelah tiba di Jakarta, Rabu (14/6) pagi, skuad SFC sendiri langsung meneruskan perjalanan ke Bekasi. “Tadi kita sengaja pilih penerbangan via bandara Halim agar lebih dekat ke Bekasi, sore harinya kita juga tetap berlatih seperti biasa. Yanto Basna sendiri akan menyusul, karena katanya masih harus menyelesaikan pembuatan nisan makam ayahnya terlebih dulu,”kata sekretaris tim SFC, Achmad Haris. (tra)
Berikut 22 nama pemain yang dibawa SFC ke Bekasi :
Penjaga gawang : Teja Paku Alam, Sandi Firmansyah
Belakang : Gilang Ginarsa, Bobby Satria, Firdaus Ramadhan, Indra Permana, Zalnando
Tengah : Yu Hyun Koo, Ichsan Kurniawan, Tijani Belaid, Rachmad Hidayat, Manda Cingi, Yohanis Nabar, Hendra Sandi, Nur Iskandar
Depan : TA Mushafry, Rizky Dwi Ramadhana, Airlangga Sucipto, Hilton Moreira, Alberto Goncalves, Slamet Budiono











