Palembang, Sumselupdate.com – Pemukiman warga di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Tangga Buntung , RT 19, Rw 05, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Kamis (16/6), sekitar pukul 06.00, dilalap si jago merah. Petugas PBK Kota Palembang bisa memadamkan api beberapa jam kemudian.
Mayoritas rumah yang terbakar adalah rumah panggung dari papan dan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Akibat kejadian tersebut sebanyak 22 kepala keluarga (KK) atau 69 jiwa kehilangan tempat tinggal, tujuh rumah hangus terbakar, lima rumah terbakar ringan.
Kini pihak Polsek Gandus dan Polresta Palembang telah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang tali pembatas.
Salah satu korban, Nuraini mengaku kebakaran diduga berawal dari salah satu rumah milik warga yang belakangan diketahui bernama Samsul.
Dia mengaku hanya tinggal baju di badan, ”Aku lagi bangun tidur, banyak orang teriak dan buka jendela api lah besar, api dari rumah Syamsul dan kini sudah diamankan polisi Polsek Gandus, dia maling listrik dan dio gawenya pemulung,” katanya.
Dia mengaku belum tahu akan tinggal di mana, “Sekarang masih di rumah RT,” katanya.
Sedangkan Zaki (16) warga sekitar mengatakan, kebakaran terjadi karena pemilik rumah membakar sampah.
“Sam itu bakar sampah pagi-pagi tadi, tapi ditinggalkannyo. Lantas jadi kebakaran,” ujarnya.
Menurutnya saat terjadi kebakaran sempat terdengar dua kali ledakan. Namun belum diketahui sumber ledakan tersebut.
Dalam usaha memadamkan api, setidaknya 8 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan.
PBK masih berusaha memadamkan bara api yang masih menyala dan membakar puing-puing rumah. Kepulan asap pun masih terlihat di kawasan pemukiman yang terbakar.
Sedangkan Rusli mengaku kalau dalam kebakaran tersebut salah satu korbannya adiknya, ”Penyebabnya Syam yang katanya maling listrik,” katanya.
Sementara itu, Ahmad Widian Lurah 36 Ilir mengatakan, penyebab dari kebakaran masih diselidiki bersama Polsek Gandus.
“Beritanya ini simpang siur, ada warga yang mengatakan dari pembakaran sampah, ada juga warga yang mengatakan bahwa konsleting listrik dari salah seorang warga yang diketahui namanya Samsuri,” katanya.
Dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa karena semua penghuni rumah saat kebakaran tidak berada di dalam rumahnya.
Sementara itu, pasca-musibah kebakaran di pemukiman warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Tangga Buntung 36 Ilir, Palembang, posko bantuan sudah disiagakan oleh pihak BPBD kota Palembang dan pihak Lurah 36 Ilir kepada warga korban kebakaran.
Di posko kebakaran yang tak jauh dari lokasi kebakaran tersebut tampak bantuan terus mengalir dari para penyumbang yang memberikan bantuan kepada korban kebakaran. (ery)











