PALI, Sumselupdate.com
Ada-ada saja ulah warga Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. Mendesak agar bekas galian segera diperbaiki, warga Pendopo menanam pohon pisang di bekas galian sambungan jaringan gas (jargas) kota dan sambungan line pipa listrik VVIP PLN.
Dikatakan Cristian, warga yang menanam pisang tersebut, bahwa penanaman pisang dikarenakan sudah hampir satu bulan lebih bekas galian line pipa sambungan listrik dan sambungan jargas kota dibiarkan begitu saja.
“Ya, tepat di depan toko saya ditanam pisang. Kalau sekarang malah tambah parah dek, karena musim hujan. Karena kalau lagi hujan, tanah galian tambah tergerus dan tanah-tanahnya mengalir ke jalan dan menyebabkan jalan raya kota Pendopo jadi becek,” jelas pria yang kerap disapa Ian, Rabu (29/11/2017).
Dirinya juga mengatakan, keluhan mendesak agar diperbaiki bekas galian, bukan di tempatnya saja.
“Hampir sepanjang jalan poros Pendopo, jalan rusak akibat galian. Dan bekas galian tidak ditutup hingga sekarang. Sementara, ini sudah mau masuk bulan desember. Mau kapan lagi mereka perbaiki jalan bekas galian,” tegasnya mendesak agar pihak terkait segera perbaiki bekas galian.
Tidak hanya Cristian yang meminta agar bekas galian segera diperbaiki, Saipul, warga Talang Ubi Bawah Kelurahan Talang Ubi Selatan pun merasakan hal yang sama. Bahkan dirinya mengaku sudah pernah meminta secara langsung ke pihak PLN untuk segera memperbaiki galian, namun hingga sekarang tidak ada perbaikan.
“Ada ketika salah satu petugas PLN mencatat ampere di rumah saya, kemudian saya tanyakan sama mereka kapan diperbaiki. Namun petugas itu berkata, ‘Kami juga tidak tahu Pak, karena beda bagian’. Ya, kalau begini terus, ke mana kami harus mengadu,” jelasnya.
Untuk diketahui, di kota Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI sudah hampir empat bulan lebih terjadi pemasangan jargas kota dan sekitar dua bulan yang lalu juga dipasangkan sambungan pipa listrik VVIP dari PLN. Pemasangannya dilakukan dengan cara menanam ke dalam tanah. Untuk melakukan itu, petugas harus terlebih dahulu menggali. Nah, bekas galian itulah yang dipertanyakan warga. (adj)











