Talang Ubi PALI, Dikepung Banjir

Kapolres PALI saat membantu pengendara bermotor.

PALI, Sumselupdate.com –  Hujan deras yang menguyur Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari pukul 04.00-07.00 WIB, Kamis (3/12/2020), membuat sejumlah wilayah di Kabupaten PALI terendam banjir.

Tercatat ada ratusan rumah warga yang terendam air dengan ketinggian dari lutut kaki orang dewasa. Bahkan, ada beberapa titik banjir dengan kedalaman mencapai pinggang orang dewasa.

Bacaan Lainnya

Dari data yang dihimpun media ini, tujuh titik menjadi wilayah yang paling parah terendam banjir adalah di Pendopo, yakni di Kecamatan Talang Ubi. Sebut saja seperti Talang Pipa, Beracung, Tebing Gofar, Talang Miring, Simpang Empat, Rejosari, dan Talang Tumbur, semua terendam banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) PALI, Junaidi Anuar mengungkapkan, jika pihaknya telah menurunkan puluhan personel guna membantu warga terdampak banjir.

Dengan perahu karet warga terdampak banjir mulai dievakuasi. Pihaknya pun, melakukan penyedotan air terhadap rumah warga terendam.

BPBD PALI melakukan penyedotan air di rumah warga.

“Hingga pukul 14.30 WIB, kondisi air sudah mulai surut. Kecuali di wilayah Talang Pipa, yang bersebelahan langsung dengan Sungai Abab. Kondisi genangan air pada siang hari, justru makin tinggi. Wilayah itu, menjadi titik yang paling parah terendam banjir, dan memang sudah menjadi langganan banjir,” kata Junaidi.

Pihaknya mengimbau kepada warga agar waspada terhadap cuaca ekstrem di akhir tahun ini.

“Karena intensitas curah hujan masih tinggi. Untuk itu, warga tetap waspada. Bagi yang mempunyai anak kecil, untuk lebih diperhatikan agar tidak berenang sembarangan. Segera lapor dan telpon BPBD jika kondisi banjir kembali terjadi,” tutupnya.

Sementara itu, sejumlah pimpinan di Kabupaten PALI tampak langsung meninjau lokasi banjir. Plt. Bupati PALI, Ferdian A. Lacony dan Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, turun langsung menemui warga terdampak banjir.

“Ada tujuh titik kawasan yang cukup parah terendam banjir. Semua unsur terlibat dalam penanganan banjir. Ini menunjukkan bahwa koordinasi unsur pimpinan daerah peduli terhadap warga terdampak bencana,” ungkap Ferdian.

Pihaknya bakal melakukan evaluasi, guna menelusuri penyebab dari banjir dan akan menjadi bahan koreksi untuk melakukan tindakan pencegahan kedepannya.

Disisi lain, Kapolres PALI, AKBP Rizal AT, tampak terlihat basah-basahan membantu warga terdampak banjir.

“Ini bentuk kepedulian kita dan semua pihak. Termasuk aksi sosial langsung dengan membantu warga,” katanya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.