Tahun Depan Warga PALI Pilih Bupati Baru, Nama-nama Tokoh yang Bakal Ikut Pilkada Bermunculan

Ferdian Andreas Lacony, Heri Amalindo, Irwan dan Firdaus Hasbullah

PALI, Sumselupdate.com – Agustus 2020, warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal menggelar pesta demokrasi dan akan memilih Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Pilkada ini digelar lantaran masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati PALI H Heri Amalindo dan Ferdian Andreas Lacony yang dilantik Gubernur Sumsel pada 17 Februari 2016 ini, segera berakhir.

Bacaan Lainnya

Meski masih satu tahun lagi, namun aura persaingan perebutan kursi orang nomor satu dan dua di Bumi Serepat Serasan, mulai terasa.

Sejumlah tokoh mulai terang-terangan menyatakan untuk ikut bursa Pilkada PALI. Beberapa tokoh itu di antaranya Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Partai Demokrat Sumsel Firdaus Hasbullah, SH.

Firdaus Hasbullah mengaku optimis Partai Demokrat akan merestuinya maju di Pilkada PALI pada Agustus 2020 nanti.

Namun Firdaus lebih memilih menjadi calon Wakil Bupati mendampingi Ir H Heri Amalindo, MM dari pada menjadi calon Bupati Kabupaten PALI.

Menurutnya, program pembangunan yang dijalankan Heri Amalindo sudah berjalan sebagaimana mestinya dan harus dilanjutkan untuk periode berikutnya.

Keinginan Firdaus Hasbullah ikut bursa pilkada PALI mendapat lampu ‘hijau’ dari Partai Demokrat Sumsel.

“Untuk Pilkada PALI 2020, Partai Demokrat akan mencalonkan Firdaus Hasbulah,” ujar Wakil Ketua Partai Demokrat Sumsel, Chairul S Matdiah.

Keinginan untuk mendampingi calon Bupati PALI pertahana, Ir H Heri Amalindo dikemukakan juga Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Kabupaten PALI yang juga Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony.

Ditemui di kediamannya di Pasar Bhayangkara, PALI, Kamis (13/6), Ferdian Andreas Lacony mengatakan, duet dengan Heri Amalindo sangat mungkin kembali dilakukan.

“Kembali berduet dengan Pak Heri Amalindo masih ada kemungkinan. Namun, tetap keputusan tersebut sepenuhnya ada di tangan Ketua Umum PDIP Ibu Megawati,” ungkapnya.

“Lagipula untuk Pilkada PALI masih lama, saya belum berani ngomong soal itu. Mulai tahapan administrasi ‘kan informasinya pada Februari 2020 nanti. Posisi DPC PDIP PALI hanya menunggu perintah ketua umum,” tambahnya.

Ferdian mengaku, DPP PDIP sangat objektif dalam memutuskan kader yang ikut bursa pilkada. Penilaian itu mulai dari kinerja, loyalitas terhadap partai, dan penilaian lainnya.

Berbeda dengan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten PALI yang kesehariannya Ketua Komisi III DPRD Kabupaten PALI, Irwan, ST.

Irwan, ST mengaku, jika dipercaya DPP dan DPD Partai Golkar Sumsel, siap mencalonkan diri sebagai Bupati PALI.

Optimisme ini muncul lantaran perolehan suara Partai Golkar di Kabupaten PALI mengalami kenaikan signifikan.

“Saya terpanggil untuk maju dalam Pilkada PALI 2020 mendatang, karena pada Pemilu bulan April lalu Partai Golkar memperoleh empat kursi dan suara Golkar di PALI naik lebih kurang 32 persen. Ini artinya program-program di legislatif maupun kader-kader kita di tingkat akar rumput dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Kabupaten PALI,” kata Irwan, ST yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Muaraenim tersebut.

Irwan mengatakan, mimpinya sebagai putra daerah yang belum terwujud adalah menjadikan Jalan Pendopo–Simpang Belimbing menjadi dua jalur hingga ke ibukota Pendopo di Kabupaten PALI.

Program lain mendirikan masjid raya dan Alun alun di seputaran Simpang V Pendopo.

“Kami mengajak kepada masyarakat Kabupaten PALI mari bersama-sama membangun PALI untuk mewujudkan progres yang belum terwujud dan menambahkan progres pembangunan agar bisa membanggakan masyarakat Kabupaten PALI,” ajak Irwan. (edo)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.