Pagaralam, Sumselupdate.com – Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat ramai-ramai mengeluhkan naiknya tagihan listrik. Kenaikan dirasakan masyarakat yang akan melakukan pembayaran pada bulan April 2020 di tengah aktivitas di rumah.
Banyak yang menduga di kalangan masyarakat jika PLN menaikkan tarif listrik secara diam-diam. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak PLN.
Dikonfirmasi mengenai keluhan masyarakat mengenai naiknya tarif tersebut Manager PLN ULP Pagaralam, Isai Bene Patris mengatakan, naiknya tagihan listrik itu karena banyak penggunaan daya listrik akibat meningkatnya aktivitas di rumah, misal WFH (Work From Home) atau Kerja Di rumah.
“Pemakaian masyarakat meningkat semenjak WFH, tapi Pagaralam tidak mengalami kenaikan yang tinggi,” jelas Isai Bene Patris saat dihubungi Sumselupdate.com, Jumat (8/2/2020).
Pihaknya telah mengetahui adanya keluhan masyarakat tersebut, dan tengah melakukan pendekatan agar masyarakat dapat mengerti. Sebab kata Isai, kenaikan tarif listrik tidak bisa dilakkukan serta merta.
“Jadi ini seolah-olah naik dua kali lipat. Inilah yang jadi polemik. Ini kami sadari kami butuh pendekatan yang baik. Kenaikan tagihan ini bukan karena kenaikan tarif listrik. PLN enggak bisa naikkan tarif listrik semena-mena apalagi saat kondisi ini,” ucapnya. (Ric)











