Muaraenim, Sumselupdate.com – Keinginan Syuryadi PAKAM yang merupakan Ketua DPD PKS Muaraenim dan Kepala Dinas PU PR Sumsel Ir Syamsul Bahri untuk maju pada Pilkada Muaraenim 2018 mendatang, mulai menunjukkan keseriusan.
Seperti diketahui, keduanya juga telah menjalin komunikasi politik satu sama lain untuk menyamakan visi misi memajukan Kabupaten Muaraenim.
Keseriusan ini ditunjukkan saat Syamsul Bahri melakukan kunjungan ke Kantor DPD PKS Muaraenim, Jumat (14/4/2017) malam lalu.
Ketua Tim Sukses Syuryadi PAKAM, Hendra Juansyah saat dikonfirmasi, Minggu (16/4/2017) mengatakan kunjungan itu bisa dikatakan sebagai sebuah silaturahmi politik ke partai-partai yang tergabung dalam koalisi ‘Bergerak Serasan Jemput Kemenangan’.
Di mana sebelumnya, tiga partai Islam di Kabupaten Muaraenim telah membuat nota kesepahaman untuk mengusung calon bupati dan calon wakil bupati secara bersama-sama.
Kepada Sumselupdate.com Hendra menceritakan rangkaian kegiatan kunjungan Syamsul Bahri ke kantor DPD PKS.
Di mana siangnya diketahui Syamsul melakukan kunjungan ke masyarakat Desa Banuayu dan beberapa
daerah di Kecamatan Rambang Dangku.
“Acaranya berlangsung akrab penuh kekeluargaaan, santai tapi serius. Dimulai dengan perkenalan dari PKS sebagai tuan rumah yang juga mengusung seorang calon bupati yakni Syuryadi PAKAM. Disambut oleh perkenalan Syamsul Bahri dan rombongan yang menyertainya. Kemudian acara berlanjut dengan format diskusi pemaparan visi-misi dari Syamsul Bahri tentang Kemuaraeniman,” ujar Hendra.
Dalam pemaparannya, ungkap Hendra, Syamsul Bahri banyak menyoroti soal pembangunan infrastruktur di Muaraenim dan menjelaskan visi ‘Muara Kota Transit’ melalui video 3D.
“Pak Syamsul banyak menekan pembangunan jalan, rumah sakit, universitas, masjid dan lain-lain yang dalam video tampak begitu bagus karena berbentuk 3D. Dengan latar belakang pekerjaannya sebagai Kepala Dinas PU Sumatera Selatan tentu dirinya sangat memahami masalah infrastruktur dengan sangat baik,” puji Hendra.
Pemaparan Syamsul Bahri tentang visi Muaraenim sebagai Kota Transit, ujar Hendra lagi, ditanggapi oleh Syuryadi PAKAM.
Syuryadi dalam pemaparannya lebih banyak menambahkan mengenai pembangunan karakter manusia.
Karena menurut Syuryadi, selain dihadapkan dengan masalah infrastuktur, Kabupaten Muaraenim saat ini juga dihadapkan dengan masalah bobroknya karakter generasi muda sebagai penerus bangsa, seperti masalah mulai massif-nya peredaran narkoba dan pornografi.
“Singkatnya, Syuryadi mengatakan pembangunan infrastuktur dan pembangunan manusia melalui pendidikan karakter merupakan hal yang saling melengkapi, bagai dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan,” tukas Hendra.
Selanjutnya, turut memberikan komentar yakni Bambang yang mewakili partai PBB. Bambang menyayangkan mengenai subsidi pemerintah yang dicabut.
“Kata Pak Bambang subsidi itu memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Dia juga menanyakan keseriusan Pak Syamsul untuk maju sebagai calon Bupati di Pilkada 2018 nanti,” lanjutnya.
Dalam acara itu juga dibahas penjajakan mengenai kemungkinan Syamsul dan Syuryadi digadengkan untuk maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati.
Bahkan sering kali celetukan canda agar kedua pasangan itu segera dideklarasikan malam itu juga.
“Pak Syamsul juga berharap jangan terlalu lama dan terlalu sering bertemu tapi tidak segera diputuskan sebagai pasangan. Hal ini mengingat antara Syamsul dan Syuryadi berserta timnya sudah terjalin komunikasi cukup lama,” pungkas Hendra.
Di tempat terpisah, Syuryadi saat dikonfirmasi berharap, pola komunikasi yang dilakukannya dengan Syamsul Bahri dapat diikuti calon lainnya.
Karena menurutnya, komunikasi politik yang baik adalah komunikasi yang basisnya bertukar ide atau gagasan bukan komunikasi yang berbasis transaksional.
Disinggung mengenai kesediaan dirinya menjadi pasangan Syamsul Bahri, pimpinan Ponpes Ibadurahman Sukamaju ini mengatakan, hal tersebut masih dalam tahap komunikasi.
“Pastinya, pembangunan infrastruktur tidak dapat dilepas dari pembangunan manusia. PAKAM bangunannya, PAKAM manusianya, untuk Muaraenim PAKAM 2018,” pungkas Syuryadi. (azw)











