Palembang, Sumselupdate.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sumatera Selatan (Sumsel), H Syahrial Oesman (SO) mengakui ada kekecewaan di akar rumput terkait rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.
Dalam rekomendasinya, DPP NasDem memilih H Herman Deru (HD) dan H Mawardi Yahya (MY) sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) untuk bertarung di Pilkada serentak di 2018 mendatang.
Kekecewaan diduga muncul lantaran selama ini Syahrial Oesman yang merupakan mantan Gubernur Sumsel gencar mensosialisasikan namanya untuk kembali mencalonkan diri sebagai bakal calon Gubernur Sumsel, dengan slogan ‘Kembali Melayani Masyarakat Sumsel’.
Menurut Syahrial Oesman, ada ketua DPC NasDem berencana mundur dengan keputusan DPP, namun hal itu baru sebatas omongan.
Dengan adanya sedikit gejolak tersebut, mantan Gubernur Sumsel ini mengaku, akan segera melakukan konsolidasi ke DPD, DPC hingga DPRt guna mensosialisasikan dan menjalankan rekomendasi DPP Partai NasDem.
Ketika ditanya apakah kecewa dengan rekomendasi DPP Partai NasDem yang tak memilih dirinya, suami Hj Maphilinda Gumay ini menjawab dengan bahasa kiasan bahwa politik itu bukan bak tentara yang jika ditembak memang benar-benar mati, namun politik itu, jika ditembak mati, kemudian hidup lagi.
“Kalau kecewa siapa yang tidak kecewa, dewean (sendirian) di ranjang nangis biaso, tapi kalau keluar lain. Politik ini bukan cak tentara, politik itu ditembak lalu mati namun hidup lagi. Ini bukan nerako atau kiamat enggak,” katanya.
Sebelumnya, Syahrial Oesman di kantor Sekretariat DPW Partai NasDem Provinsi Sumsel, Kamis (19/10/2017), memberikan keterangan pers terkait rekomendasi DPP.
“Surat rekomendasi sudah saya dapat beberapa hari yang lalu. Untuk ini kami sudah rapat dan sepakat bahwa kami akan tegak lurus, tidak bergeser seujung rambut pun dari keputusan DPP,” kata Syahrial Oesman.
Menurut dia, jika keputusan DPP Partai NesDem tidak didukung oleh pengurus dan kader simpatisan Partai NasDem, maka risikonya akan dilakukan pemecatan.
Mantan Bupati OKU ini mengaku, akan memimpin pasukan NasDem ini untuk berjuang dan mengajak lapisan kekuatan NasDem guna bersatu dengan partai lain guna memenangkan pasangan HD dan MY.
Dikatakannya, alasan memilih HD lantaran hasil survei internal, mantan Bupati OKU Timur itu paling tertinggi setelah dirinya dan H Ishak Mekki yang saat ini menjadi Wakil Gubernur Sumsel.
Sedangkan Mawardi Yahya lantaran sudah menjadi Bupati Ogan Ilir dua periode sehingga pengalaman di birokrat cukup mumpuni.
“Dalam kondisi ini terus terang dari DPP banyak penilaiannya, walaupun survei saya tidak begitu jauhlah, kadang nomor dua, kadang nomor tiga, namun banyak nomor dua, akan tetapi Pak Herman Deru nomor satu dan Pak Ishak Mekki kadang turun naik. Dan keputusan sudah di Pak Herman Deru, sehingga keputusan partai ini semua akan dilaksanakan sampai ke tingkat ranting guna berjuang memenangkan pasangan ini,” tandas pria yang karib disapa SO ini.
Ditambahkannya, keputusan untuk mendukung rekomendasi DPP NasDem setelah dilakukan rapat konsolidasi dua kali dari Hotel Sintesa Peninsula dan sekretariat DPW Partai NasDem Sumsel.
Rapat dihadiri semua Fraksi NasDem DPRD kabupaten, kota, dan provinsi serta seluruh DPD Partai NasDem kabupaten kota di Sumsel. (ery)











