Palembang, Sumselupdate.com – Bupati Musi Rawas (Mura) Hendra Gunawan berpotensi besar dapat kembali memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mura yang akan digelar pada 23 September 2020 mendatang.
Peluang Hendra memimpin kembali kabupaten Musirawas periode kedua cukup besar, dibanding dengan bakal calon-calon yang akan maju nantinya. Hal ini terpotret dalam temuan survei yang digelar LKPI dengan tajuk ‘Menakar Peluang Menang bakal Calon-Calon Bupati Kabupaten Mura pada Pilkada 23 September 2020’.
“Secara konsisten, elektabilitas Hendra Gunawan menempati urutan teratas, baik dari pertanyaan terbuka (Top of Mind), pertanyaan semi terbuka maupun tertutup,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Arianto, ketika memaparkan hasil temuan surveinya, Selasa (19/11/2019).
Kuatnya tarikan elektoral Hendra ini juga tercermin dari uji simulasi bakal calon-calon bupati, yang akan maju di Pilkada Kabupaten Musirawas. “Dilihat dari interval elektabilitas, jarak antar nama-nama calon lainnya cukup jauh, terpaut diangka 40 % lebih jaraknya dibanding calon-calon lainya,” terangnya.
Lebih lanjut, lembaga yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) ini menjelaskan, pada pertanyaan terbuka, elektabilitas H2G (30,8 %), Ratna Mahmud Amin (3 %), Hj. Suwarti (1,9 %), Samsul Bahri (0,9 %), Firdaus Cik Olah (0,6 %), Rodi Wijaya (0,4 %), Alamsyah A Manan (0,2 %), Wahyu Sumadi (0,2 %), sementara massa yang belum menentukan pilihan (massa mengambang) 60 %.
Pada pertanyaan semi terbuka dengan mengajukan 19 nama calon bupati dan diluar nama calon bupati, Hendra tetap berada diposisi teratas dengan elektabilitas 57,2 %, Ratna Mahmud Amin (7,9 %), Hj. Suwarti (5,9 %), Firdaus Cik Olah (3,7 %), Wahyu Sumadi (1,2 %), Samsul Bahri (1,1 %), Rodi Wijaya (1,1 %). Untuk calon-calon lainnya masih berada di bawah angka 1 % dan massa mengambang 19,8 %.
“Ketika disodorkan nama-nama calon yang akan maju di Pilkada mendatang dan diluar nama-nama yang disodorkan yang juga dipilih, tarikan elektoral masing-masing calon jelas terlihat. Nama Hendra memiliki kekuatan elektoral yang kuat dibandingkan calon-calon lainnya. Jarak elektabilitas Hendra dengan calon lainnya cukup jauh dan ini artinya secara statistik unggul signifikan,” paparnya.
Demikian juga dengan uji simulasi calon, mantan kordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini menerangkan, dari 19 nama-nama calon yang diajukan sampai dengan dua nama yang disimulasikan (head to head), Hendra masih konsisten berada diposisi teratas dari calon lain.
Tautan elektabilitas dengan calon lain masih cukup jauh. Bahkan di uji simulasi tertutup, ketika Hendra head to head dengan calon lain , elektabilitas Hendra mencapai angka 66,7 %.
“Jadi kalau ada kandidat lain, pasti realistis karena akan sulit menang, kecuali incumbent tidur. Berkaca dari elektabilitas ini, kalau kandidat lain maju pasti lihat ada peluang dan banyak pertimbangan,” tuturnya.
Dari simulasi ini jelas terlihat, tingkat konsistensi pemilih terhadap Hendra semakin mantab. Selain itu, modal awal yakni popularitas dan akseptabilitas Hendra yang tinggi merupakan faktor penentu besarnya elektabilitas. Hendra juga menempati posisi teratas dengan angka popularitas (tingkat kedikenalan) 98,9 % dan akseptabilitas (tingkat kesukaan) sebesar 99,8 %.
“Dengan popularitas dan akseptabilitas yang sangat baik, modal dasar Hendra sudah ada dan angka tersebut sudah sangat baik. Artinya, popularitas dan akseptabilitas Hendra berbanding lurus (linear) dan sudah tidak ada masalah lagi. Tentunya ini pasti akan berdampak dengan tingginya elektabilitas. Secara teori perilaku pemilih, Hendra sudah memenuhi dua unsur tersebut untuk meraih elektabilitas yang tinggi,” terang mantan auditor survei konvensi capres Partai Demokrat wilayah Sumatera ini.
Dirinya menambahkan, tingkat kepuasan masyarakat selama Hendra memimpin Kabupaten Musirawas juga cukup tinggi, yakni 73 % (puas) dan 5 % (sangat puas). Selain itu, alasan pemilih memilih kembali Hendra adalah sangat rasional yakni sudah ada bukti hasil kerja yang nyata (37,5 %), bisa membawa perubahan yang lebih baik (22,2 %), perhatian pada rakyat (22 %) dan berpengalama di pemerintahan (18 %).
Dari empat latarbelakang ini, tentunya alasan yang paling kuat bagi masyarakat untuk memilih Hendra kembali pada pemilukada yang akan datang. Secara psikologis, masyarakat sudah merasakan nyaman dengan kepemimpinan Hendra.
“Terlebih lagi dilihat dari sebaran partai ke calon, pemilih Hendra terlihat jelas tersebar dominan di semua partai politik, baik di partai Golkar, PDI-P, Gerindra, Nasdem, PKS, PKB, PAN, Demokrat, Hanura, PBB, PPP, Garuda dan Berkarya. Bahkan pemilih yang belum/tidak memilih partai politikpun sebarannya tetap memilih Hendra. Jadi syarat dari sebaran partai politikpun juga terpenuhi dalam hal ini. Peluang Hendra untuk memenangkan pemilukada kabupaten Musirawas 23 September 2020 mendatang berpotensi sangat besar,” jelasnya.
Survei yang digelar LKPI dengan melibatkan surveyor yang semuanya mahasiswa dari Kota Palembang dengan mengambil sample 820 responden (82 desa/kelurahan) Survei digelar 5-15 Nopember 2019. Meode yang digunakan Multistage Random Sampling dengan marjin of error +/- 3,5 % dengan selang kepercayaan 95 %. (tra)











