Suap Fee 16 Proyek, Mantan Ketua DPRD Muaraenim Divonis 5 Tahun Penjara

Pembacaan vonis pada Mantan Ketua DPRD Muaraenim Aries HB yang terlibat dalam kasus suap fee 16 proyek.

Palembang, Sumselupdate.com – Mantan Ketua DPRD Muaraenim Aries HB, divonis majelis hakim Tipikor yang diketuai Erma Suharti SH MH, 5 tahun penjara, denda Rp300 juta subsider enam bulan dan uang pengganti Rp3,031 Miliar. Apabila tidak membayar dapat diganti dengan hukuman 1 tahun penjara.

Dalam amar putusanya, majelis hakim menegaskan bahwa terdakwa Aries HB, terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Bacaan Lainnya

“Terdakwa Aries HB, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan melanggar pasal 12 Undang-undang tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi, dengan ini mengadili menjatuhkan pidana selama 5 tahun penjara denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan, dan mewajibkan terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp3,031 Miliar, apabila satu bulan setelah dinyatakan inkrah, maka Jaksa KPK akan melakukan penyitaan terhadap harta dan benda terdakwa. Jika nilai harta benda tidak mencukupi uang pengganti maka diganti dengan hukuman selama 1 tahun,” ucap ketua majelis hakim Erma Suharti SH MH saat membacakan putusan.

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, menuntut terdakwa Aries HB dengan pidana selama 6 tahun penjara.

Tuntutan itu dibacakan JPU KPK secara bergantian dihadapan majelis hakim Tipikor Palembang, yang diketuai Erma Suhartini SH MH, pada sidang Selasa (29/12/2020) lalu.

Diketahui, perkara suap fee 16 paket proyek senilai Rp130 Milyar yang menjerat terdakwa Aries HB ini terkait dengan dana aspirasi DPRD di Dinas PUPR Kabupaten Muaraenim Tahun Anggaran (TA) 2019.

Di dalam dakwaan Aries HB, melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juga menyebutkan tuntutan pidana tambahan berupa pencabutan hak berpolitik terdakwa untuk dipilih selama lima tahun. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.