Status Awas, BNPB Minta Warga Kosongkan 7 Km dari Puncak Gunung Ruang

Writer: - Rabu, 1 Mei 2024
Visualisasi erupsi yang disertai kilatan petir vulkanik terjadi di Gunung Ruang yang berlokasi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu, 17 April 2024. (Antara/Antara)
Visualisasi erupsi yang disertai kilatan petir vulkanik terjadi di Gunung Ruang yang berlokasi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu, 17 April 2024. (Antara/Antara)

Jakarta, Sumselupdate.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga yang berada dalam radius 7 kilometer (Km) puncak Gunung Ruang agar pindah alias mengosongkan wilayahnya. Gunung Ruang berada di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan hal tersebut berdasarkan evaluasi dari aktivitas dan dampak erupsi Gunung Api Ruang pada Selasa (30/4/2024) yang masih terjadi erupsi.

Read More

“Itu terdapat lontaran batu pijar sehingga BNPB menaikkan atau memperluas radius dari puncak Gunung yang harus dikosongkan oleh masyarakat menjadi 7 Km,” katanya dalam konferensi pers terkait kondisi terkini status Gunung Api Ruang secara virtual.

Abdul Muhari memaparkan, perluasan radius merupakan implikasi dari kondisi saat ini, yaitu mulai dari fase pertama saat dua pekan lalu dan sebelumnya status tanggap darurat dari erupsi Gunung Ruang yang telah dihentikan pada 29 April, tetapi naik menjadi level 4 pada 30 April 2024 pukul 01.30 WIB.

“Artinya ini kemudian kawasan-kawasan yang sebelumnya telah dikosongkan dan masyarakat mulai kembali ini mulai harus kita kosongkan,” ujarnya.

“Saat ini sedang berjalan proses evakuasi tersebut. Jadi melihat dari karakter dampak dari erupsi yang terjadi dini hari hingga pagi hari tadi itu, berbeda dengan erupsi dua minggu yang lalu. Kalau minggu lalu atau harus dikosongkan 6 Km, maka per hari ini tuh harus dikosongkan 7 Km,” tambahnya.

Sebelumnya, Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut) kembali erupsi pada pukul 02.35 Wita. Kondisi ini membuat gunung tersebut kini meningkat statusnya menjadi awas (level IV).

Ketua Pos PGA Ruang, Julius Ramopolii mengatakan meskipun tinggi kolom abu tidak teramati selama erupsi, aktivitas tersebut tercatat dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 55 mm dan durasi sementara sekitar ± 10 menit. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts