Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2021 Lampaui Target Peserta

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKU Selatan Darmawan, SE., MM

Laporan: Alpian Patria Jaya

Muaradua, Sumselupdate.com – Perhelatan event Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) 2021 yang melewati perlintasan di tepian wisata Danau Ranau Kabupaten OKU Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 13 November 2021 mendatang dipastikan diikuti ribuan peserta.

Read More

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKU Selatan Darmawan, SE., MM menyebutkan 2.440 orang pesepeda nasional telah mendaftar secara online untuk ambil bagian dalam SRGF 2021 di Bumi Serasan Seandanan tersebut.

“Meskipun jadwal pendaftaran sudah ditutup pada 7 November lalu, diprediksi jumlah peserta dapat terus bertambah sampai dengan tanggal pelaksanaan dimulai pada 13 November 2021 mendatang,” kata Kepala Dinas Pariwisata OKU Selatan yang juga dipercaya mengemban tugas sebagai Sekretaris pelaksana dalam event SRGF 2021 Darmawan, SE., MM, Rabu malam (10/11/2021).

Dirinya mengungkapkan, berbagai langkah persiapan mulai dari menyiagakan tenaga medis di setiap lokasi lomba, jalur pesepeda, penginapan serta persiapan persiapan lain sudah mencapai 90 persen.

“Sudah kami perhitungkan semua dalam rencana pelaksanaannya supaya peserta aman, jadi baik wisatawan domestik maupun mancanegara diharap tidak perlu khawatir,” kata Darmawan

Menurutnya, ribuan peserta tersebut menandakan SRGF sudah menjadi salah satu perhelatan wisata olahraga yang diminati masyarakat nasional. Jumlah ini juga meningkat jika dibandingkan dengan SRGF 2020 lalu yang hanya diikuti dibawah 2000 orang.

“Kita tidak muluk-muluk, target kita pada SRGF 2021 peserta harus lebih dari SRGF 2020 tahun lalu itu saja. Dan Alhamdulilah peserta per 7 November 2021 mencapai angka 2.440 orang,” ungkapnya.

Selanjutnya kata Darmawan, ada tiga kategori lomba dalam SRGF tahun ini, yakni road bike, mountain bike, dan seli (sepeda mini).

“Road bike sendiri dimana para atlit nasional akan bersepeda menempuh lintasan sebanyak tiga putaran atau kurang lebih sejauh 132 km. Mountain bike bersepeda menempuh lintasan sebanyak dua putaran kurang lebih sejauh 68 km, sedangkan seli (sepeda mini) akan melintas hanya dalam satu putaran kurang lebih berjarak 34 km,” paparnya.

Untuk garis start, lanjutnya, yakni pada icon Danau Ranau terus menggowes ke arah Simpang Sender lalu masuk Simpang Pusri melewati tepian danau dan finish kembali di Icon Danau Ranau.

“Sedangkan untuk segi penilaian sendiri siapa yang finish terlebih dulu itulah yang menjadi pemenang,” jelas Darmawan.

Dijelaskannya, setiap jalur akan menyajikan keseruan tersendiri karena di balik keindahan alam Danau Ranau yang menakjubkan, lintasan pacu yang curam juga bisa meningkatkan adrenalin peserta namun yang terpenting setiap jalur lintasan yang akan dilintasi peserta sudah layak dan aman.

“Sehingga kalian akan rugi bila tidak mengikuti SRGF tahun ini karena memang menyajikan banyak keseruan berwisata, jadi jangan spai ketinggalan ayo ikuti event SRGF tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama kepada Sumselupdate.com Darmawan mengatakan jika Sandiaga Salahudin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI batal hadir pada event SRGF 2021.

“Semula memang event SRGF 2021 kita rencakan akan dibuka langsung oleh Menteri Parekraf (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) RI Sandiaga Salahudin Uno, namun Pak Menteri Sandiaga S Uno sudah menginformasikan kepada panitia dan dipastikan beliau batal hadir atau dengan kata lain beliau gagal datang ke OKU Selatan untuk membuka event SRGF 2021 tahun ini karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan,” ungkapnya.

Dari konfirmasi kehadiran pejabat, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rudi Setiawan, S.IK.,.MH dipastikan hadir pada acara pembukaan SRGF 2021 yang akan di gelar di Danau Ranau pada 13 November mendatang.

Terakhir selaku sekretaris pada event SRGF 2021 sekaligus sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKU Selatan, Darmawan juga menghimbau kepada peserta SRGF 2021 untuk membawa rapid anti gen, dan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran klaster baru virus corona (COVID-19). (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.