Soal Pengrusakan Stadion Jakabaring, Ini Komentar Ketua Kelompok Suporter

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca pengrusakan kursi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang dilakukan oknum suporter beberapa waktu, ketua suporter Sriwijaya FC angkat bicara.

Pada laga yang dimenangi Arema FC 3-0 pada laga tersebut, oknum suporter Sriwijaya FC melakukan aksi tidak terpuji dengan melakukan pelemparan kursi dari tribun utara dan selatan ke area lapangan.

Bacaan Lainnya

Tribun utara merupakan tempat yang biasanya dipenuhi suporter Sriwijaya FC, Singa Mania. Di tempat berlawanan merupakan tribun yang selalu dipadati ribuan Sriwijaya Mania atau S-Man.

Ketua Singa Mania, Ariyadi Eko Neori mengungkapkan, saat insiden itu terjadi, semua suporter sudah berada di luar kendali. Pengurus suporter sempat berusaha menahan anggotanya, namun sudah tidak dapat terkendali.

“Itu semua diluar kendali dan diluar prediksi kami. Kami cuma bisa komandoi 10 orang, tapi yang ada di tribun saat itu mencapai 1.500 orang anggota kami, jadi sangat sulit mengatasinya,” jelas Ariyadi, Senin (23/7/2018).

Pernyataan yang sama juga dilontarkan Ketua S-Man, Eddy Ismail. Dia mengakui jika sangat sulit mengendalikan para suporter yang sudah dikendalikan emosi karena performa tim kesayangannya yang tengah terpuruk.

“Kami para pengurus sudah berusaha menahan mereka, bukan tidak peduli. Semuanya terjadi sudah diluar kendali,” ungkap Eddy.

Berdasarkan data terakhir yang diungkapkan Direktur Utama PT Jakabaring Sport City Bambang Supriyanto, pasca pertandingan Sriwijaya FC kontra Arema FC, pihaknya telah menghitung sedikitnya ada 373 kursi yang rusak parah, terdiri 182 di tribun utara dan 191 di tribun selatan.

“Tentunya kami sangat kecewa dengan ketidakdewasaan dari suporter. Karena stadion kita baru saja di upgrade untuk perhelatan Asian Games 2018 dan itu memakan waktu cukup lama dan biaya mahal namun harus dirusak oknum suporter,” kata Bambang. (pto)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.