Soal Pemecatan dari PPP, Hairul: Sudah Biasa Diterima

Kamis, 16 Februari 2017
Hairul Mursalin, Anggota DPRD PALI dari PPP.

PALI, Sumselupdate.com – Kisruh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kabupaten PALI semakin memanas. Seperti pemberitaan di beberapa media hari ini bahwa Aka Cholik Darlin, Ketua DPC PPP PALI versi Djan Faridz berencana memberhentikan Hairul Mursalin karena dianggap sudah banyak melanggar aturan partai.

Menanggapi hal itu, Hairul Mursalin memberikan jawaban dengan santai. Kepada sejumlah media ia mengaku sudah biasa menerima ancaman seperti itu.

Read More

“Sudah biasa kita nerima ancaman seperti itu. Seperti beberapa waktu lalu beliau (Aka Cholik-red) bicara akan memecat saya dihadapan rekan-rekan DPRD, tapi nyatanya sampai hari ini saya tetap duduk di DPRD. Jangan omong doang lah,” ucap Hairul, Kamis (16/2/2017).

“Beda halnya dari pihak kami. Pada 14 Februari lalu, kami mengadakan Rapimcab, disepakati untuk memberhentikan Aka Cholik. Proses itu sudah berjalan dan tengah dilaporkan ke DPW untuk diteruskan ke DPP. Dan sudah kami laporkan juga ke KPUD, jadi jelas alurnya. Tunggu saja surat pemecatannya,” tegas Hairul.

Hairul menyayangkan Aka Cholik Darlin yang sepertinya gagal paham dalam tata negara. “Lucu jadinya. Telah diumumkan Mahkamah Konstitusi, bahwa partai yang memiliki SK Menkumham lah yang memiliki legal standing dalam segala urusan, kok dia ngotot,” tandasnya.

“Apalagi coba lihat, dalam tiap gelaran pilkada serentak kemarin, PPP dengan Ketua Umum H. Romahurmuziy selalu tampil, baik sebagai partai pengusung ataupun partai pendukung. Kemudian, di Muba, PPP yang tampil dalam kampanye akbar kemarin H. Asrul Sani yang tidak lain Sekretaris DPP PPP dan Rizal Agus Sutikno, Ketua DPW PPP Sumsel. Coba lihat pihak sebelah, tidak ada kan yang tampil,” tambah Wakil Ketua Komisi II DPRD PALI ini sambil tersenyum.

Hairul kembali menegaskan, bahwa PPP tidak ada dualisme. “Saya tegaskan lagi, PPP tidak ada dualisme,” tegasnya.

“Kemudian soal Rapimcab, apa kawan-kawan media di undang. Apa kawan-kawan media melihat sendiri rapimcabnya, setahu saya, di kantornya pada 15 Februari kemarin tidak ada aktivitas,” tanyanya kepada sejumlah media.

Sebelumnya, Aka Cholik mengaku bahwa ia beserta seluruh pimpinan DPC PPP telah sepakat dalam Rapimcab untuk mendesak DPP PPP agar segera mengeluarkan keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Hairul Mursalin dan sebagai penggantinya DPC PPP PALI telah menyiapkan kader yang loyal, yakni Samsiar.

“Putusan DPC PALI telah final, yakni akan mengganti Hairul Mursalin untuk PAW dalam waktu dekat ini. Karena mereka sudah banyak langgar aturan partai, salah satunya saat Pilkada PALI,” ujarnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts